| 05 September 2010
Mer, Sby - Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf yakin kesiapan angkutan Lebaran di Jawa Timur untuk tahun ini bisa lebih memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat pengguna angkutan arus Lebaran 2010. Ini tampak dari kepuasaan Gus Ipul, sapaan Syaifullah Yusuf setelah melihat kesiapan angkutan Lebaran di Jawa Timur dalam seminggu terakhir di Stasiun Gubeng pagi kemarin.
Menurut Gus Ipul, pihaknya meski melihat telah ada kesiapan maksimal dari angkutan Lebaran di Jawa Timur, pihaknya bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo tetap meminta agar Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan ( DLLAJ ) Jawa Timur Wahid Wahyudi untuk tetap menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan angkutan Lebaran lebih baik lagi dibanding tahun lalu.
" Kami minta secara khusus kepada Pak Wahid Wahyudi untuk mempersiapkan segala sesuatunya lebih baik lagi dari tahun lalu. Misalnya soal mudik gratis. Kalau tahun lalu, jumlah armadanya baru 160 buah, sekarang ditingkatkan jadi 170 lebih. Masih ditambah dengan angkutan mudik gratis yang disediakan pihak lain, seperti Jasa Raharja dan pihak swasta, sudah mencapai 347 armada. Jadi sudah ada peningkatan dari jumlah angkutannya. Dan alau tahun lalu belum ada mudik gratis dengan kapal laut, tahun ini sudah ada. Selain itu, sudah banyak berdiri posko-posko pantau arus mudik ", kata Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul pada reporter Ari Setia Budi
Pemerintah Provinsi Jawa Timur ( Pemprov Jatim ) juga berharap jumlah kecelakaan arus mudik Lebaran tahun ini bisa ditekan. Kendaraan roda dua yang akan melakukan mudik Lebaran, diharapkan bisa menggunakan fasilitas bus mudik gratis maupun kereta komunitas. Dengan begitu, bisa mengurangi jumlah kendaraan roda dua yang melakukan mudik Lebaran.
" Data kecelakaan arus mudik tahun lalu, masih tinggi, ada 364 kasus. Kita ingin hal-hal seperti ini termasuk kerawanan lainnya, bisa diatasi. Diharapkan pula jumlah korbannya berkurang, bahkan sampai tidak ada lagi korban. Kami sarankan masyarakat memanfaatkan mudik gratis dan juga memakai kereta komunitas. Semoga jumalh pemudik ber sepeda motor tahun ini berkurang, apalagi yang membawa beban berlebih ", tambah Gus Ipul.
Sementara untuk tarif bus, Gus Ipul berharap agar Perusahaan Otobus ( PO ) memasang tarif di kendaraannya, agar diketahui masyarakat, dan masyarakat tidak dipermainkan dengan melambungnya harga tiket. Bahkan kalau perlu, informasi tentang ketentuan tarif batas atas dan bawah, harus dipasang di loket-loket karcis.
Di akhir pernyataannya, Gus Ipul juga mengakui untuk Lebaran kali ini masih ada beberapa jalan yang sedang diperbaiki dan belum selesai. Untuk melancarkan arus Lebaran, pihaknya telah meminta agar jalan-jalan yang saat ini masih belum selesai diperbaiki, tetap bisa dan layak dilewati, sehingga tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat yang melakukan arus mudik. ( Ri/Din )






