| 03 September 2010
Mer, Sby - Jelang Lebaran, Dinas Perhubungan ( Dishub ) Pemerintah Kota Surabaya memastikan kondisi angkutan umum dalam kondisi baik dan layak operasional. Bahkan terus dilakukan pemantauan terhadap kondisi pengemudi. Kepala Dishub Kota Surabaya Edy menyatakan pemeriksaan terkait kelayakan angkutan umum terus dilakukan hingga saat Lebaran dan pasca Lebaran. Pemeriksaan kelayakan termasuk masalah antisipasi keamanan yang harus dimiliki oleh armada angkutan. Pemeriksaan Urine untuk memastikan pengemudi tidak mengalami ketergantungan obat dan alkohol, juga mulai dilakukan.
" Tes Urine ini adalah kegiatan rutin, manakala menjelang arus mudik Lebaran. Banyak instansi yang terlibat didalamnya. Antara lain Dinas Kesehatan, Jasa Raharaja, dan Tim Dokter Polda Jatim. Tujuannya untuk mengetahui apakah para pemudik memiliki riwayat ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang dan narkotika. Kalau ditemukan indikasi itu, maka akan langsung dilakukan tindakan pencegahan atau bahkan bisa pula melarang yang bersangkutan melakukan perjalanan. Karena kondisinya akan sangat membahayakan perjalanan mudik ", kata Edy pada reporter Wahyu Nugroho.
Saat ditanya lebih lanjut bagaimana hasil dari tes Urine pada arus mudik Lebaran tahun 2009 lalu, Edy mengatakan tidak ditemukan adanya penumpang yang memiliki ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang dan narkotika.
Lalu soal pemeriksaan kelayakan kendaraan untuk angkutan Lebaran, menurut Edy, sampai sejauh ini masih baik-baik saja. Kalau pun nantinya ditemukan ada angkutan yang tidak layak jalan, akan langsung dikenakan tindakan berupa larangan jalan. Dishub Kota Surabaya sendiri telah melakukan uji kelayakan angkutan Lebaran 2010 ini, sejak tanggal 23 Agustus lalu.
Sementara itu menyinggung tentang kesiapan jumlah armada untuk mengantisipasi membludaknya penumpang saat hari H Lebaran nanti, Kepala Dishub Kota Surabaya Edy juga mengaku telah dipersiapkan. Namun untuk menjamin tidak terjadinya antrean penumpang, Edy tak berani memastikan. ( Why/Din )






