BKGN - MASIH BYK MASYARAKAT INDONESIA YANG ALAMI MASLAH RONGGA MULUT DAN GIGI BERLUBANG


Sby,MercuryFM - Persatuan Dokter Gigi lndonesia (PDGl) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGl) yang diprakarsai oleh perusahaan PT Unilever Indonesia kembali merayakan "Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN)” Tahun ini. Dimana BKGN tahun 2017 ini Surabaya ini yang menjadi tuan rumah adalah Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya .

Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah, mengatakan, BKGN merupakan agenda rutin tahunan, di mana setiap tahun yayasan Unilever Indonesia selalu mengangkat tema untuk pesan edukatif kesehatan gigi yang berbeda. Tahun ini, BKGN mengusung tema “Merdeka dari Gigi Berlubang", dengan mengajak keluarga lndonesia memeriksakan kesehatan gigi secara teratur serta memilih asupan camilan bertekstur dan bernutrisi seimbang. Karena diakui Ratu Mirah Afifah di Indonesia masi banyak masyarakat yang memiliki masalah di rongga mulut dan gigi berlubang.

"Dari data yang ada di badan riset kesehatan dasar 2013, sebanyak 25% masyrakat indonesia yang memiliki masalah di rongga mulut, dan sebanyak 4,5% memiliki masalah gigi berlubang. Dan kesadaran masyrakat untuk rutin pergi ke dokter gigi juga terbilang masih sangat rendah," kata drg Ratu Mirah Afifah ditemui disela-sela acara BKGN di Universitas Hang Tuah Surabaya, Kamis (05/10/17).

Mirah menjelaskan masalah rongga mulut dan gigi berlubang bisa dicegah dan dihindari dengan rajin menggosok gigi dengan benar dan rutin yaitu dua kali sehari, sesudah makan dan malam sebelum tidur. "Dan yang paling penting dengan mengkonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah, dan juga tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman manis," jelasnya.

Sementara Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah Surabaya, Lita Agustin, drg., M.H.Kas juga menjelaskan, untuk memilih asupan camilan dengan makanan bertekstur seimbang yang berserat, berkadar air serta berkaisium tinggi seperti produk susu dan turunannya.

”Tekstur lembut dari ragam milan yang marak dijumpai saat ini juga membuat anak kurang berlatih mengunyah, sebaliknya makanan yang berserat akan lebih lama dikunyah. Gerakan mengunyah merangsang aliran kelenjar ludah yang merupakan pembersih alami rongga mulut dan menetralisasi keasaman di dalamnya,” pungkasnya.(dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group