BPH Migas belum terima pengaduan terkait BBM satu harga

October 7, 2017

 

Sby, MercuryFM - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan belum menerima pengaduan dari masyarakat terkait pelanggaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Penyalur BBM Satu Harga.

 

Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar mengatakan sudah ada 25 lokasi yang diresmikan sebagai SPBU penyalur BBM Satu Harga dari rencana 54 lokasi pada 2017.

 

”Di lembaga penyalur yang sudah kita resmikan sebanyak 25 lokasi tidak ada sama sekali pelanggaran. Sampai hari ini belum ada laporan mengenai hal itu,” kata Ibnu, seperti yang dikutip dalam keterangan persnya, Sabtu (07/10/17).

 

Ibnu menjelaskan total masih ada 154 lokasi SPBU yang mendistribusikan BBM Satu Harga yang akan diresmikan secara bertahap sampai 2019. Guna mencegah terjadinya pelanggaran, BPH Migas pun akan melaksanakan Operasi Patuh Penyalur (OPP) di seluruh SPBU di Indonesia, khususnya yang telah memiliki izin sebagai lembaga penyalur. Saat ini jumlah SPBU yang terdaftar memiliki izin sebanyak 7.680 SPBU di seluruh Indonesia.

 

Sejumlah aspek yang akan diperiksa dalam OPP meliputi kelengkapan perizinan SPBU, spesifikasi BBM yang dijual di SPBU, tera dispenser, keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan di SPBU.

 

Pengawasan itu bertujuan mencegah kerugian masyarakat dalam mendapatkan BBM khususnya dari sisi takaran serta tidak ada penyimpangan harga di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

 

"OPP ini salah satunya untuk mengawasi kegiatan lembaga penyalur di BBM Satu Harga supaya tidak ada penyimpangan kenaikan harga di luar lembaga penyalur," kata Ibnu.

Ada pun kegiatan OPP dibagi dalam beberapa tahap, yakni wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat hingga akhir tahun 2017, wilayah 3T yang terkait dengan Program BBM Satu Harga di seluruh wilayah Indonesia pada November dan Desember Tahun 2017 dan di seluruh wilayah Indonesia dengan sistem uji petik mulai awal 2018.(Dani Hario)
 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive