• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

KARWO MINTA BAPENDA LAKUKAN RESEARCH DAN DEVELOPMENT

October 15, 2017

 

 


Sby, MercuryFM - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ke-55 , Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo meminta agar Bapenda terus melakukan research dan development. Tujuannya, pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

Demikian disampaikan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim saat memberikan sambutan pada acara Peringatan HUT ke 55 Tahun Bapenda Jatim di Ruang Loka Artha Praja, Kantor Bapenda Jatim, Surabaya, Sabtu (14/10) malam.

Tema peringatan adalah "Dengan Kerja Bersama BAPENDA Mendukung Jawa Timur Mandiri dan Berdaya Saing Melalui Penguatan PAD dan Pelayanan Publik yang Berkualitas."

Pakde Karwo menuturkan dengan terus melakukan research dan development (R & D) maka kualitas  Bapenda akan semakin meningkat pula. Namun demikian, R & D tsb  memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

”Oleh sebab itu, SDM harus terus dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal. Hal yang tidak kalah penting adalah digunakannya teknologi IT,” jelasnya.

 Selain itu, R & D  merupakan bagian dari melakukan instropeksi terhadap peranan Bapenda, apakah harus berperan seperti saat menjadi dinas atau seperti saat ini. “Bapenda juga harus berkonsolidasi peran, seperti apa kedepan. Intinya, Bapenda harus saling bersinergi dengan pihak lain mulai kabupaten kota, dan pihak swasta untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Konsolidasi peran tersebut,  juga harus dilakukan Pemprov Jatim dengan kabupaten/kota, baik struktural maupun fungsional. Diakuinya, penggabungan antara struktural dan fungsional yang akan mengoptimalkan hubungan tersebut sehingga terwujud sinergi kepentingan bersama.


Benahi Kualitas melalui Assessment
    

Untuk keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas Bapenda, pesan Pakde Karwo,  pembenahan kualitas jajaran pejabat melalui assessment menjadi hal penting. Tujuannya adalah mencari pemimpin yang mempunyai kualitas sesuai dengan kompetensi.

Oleh sebab itu, pemetaan profil kompetensi ASN menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Sebab, kepemilikan data profil kompetensi ASN oleh pengelola manajemen kepegawaian menghindarkan kesalahan dalam perencanaan kepegawaian.

”Ingat, peran leadership  menentukan 50 persen keberhasilan sebuah organisasi. Oleh sebab itu, assessment merupakan bagian dalam mencari pejabat yang memiliki kualitas, “ tutur Pakde Karwo. (tra)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive