Komisi E Minta Dindik Jatim Hitung Ulang GTT/PTT


Sby, MercuryFM - Komisi E DPRD Jatim meminta kepada Dinas Pendidikan (Dindik) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim segera melakukan pendataan ulang guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT). Hal ini dilakukan pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 semua GTT/PTT di dinas pendidikan bisa tercaver atau masuk semua.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Heri Sugihono ditemui di DPRD Jatim, Selasa (17/10) mengatakan, pasca perpindahan kewenangan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke Pemprov pada awal tahun. Dirinya meminta Dindik Jatim segera melakukan inventarisir secara cermat jumlah GTT/PTT.

"Sekarang sudah berpindah keewenangan dan tugas ke provinsi. Maka harus dihitung betul dan segera dianggarkan di 2018," ujar Heri politisi asal Fraksi Golkar Jatim.

Jangan sampai, lanjutnya, karena peralihan tugas serta fungsi ini lantas mengobarkan guru honorer. Terlebih saat ini anggaran kabupaten/kota tak lagi menjadi tanggung jawabnya. Kalau tidak segera direspon oleh pemprov dengan mulai memasukkan anggaran.

"Terus kerja mereka siapa yang bayar. Jangan sampai mereka jadi korban," jelasnya.

Diakuinya, tidak menutup kemungkinan total yang dihitung nantinya melebihi 9000 GTT/PTT. Jumlah tersebut pernah diungkapkan kepala Dindik Jatim Saiful Rahman. Maka dari itu, perlu segera dikonsolidasikan. Sebab dikhawatirkan jika nantinya ada guru atau pegawai honorer tak terhitung, bisa tidak terima gaji.

"Dindik harus bekerjasama dengan BKD untuk kemudian dianggarkan dalam APBD 2018,"ujarnya.(Ari Setia Budi)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group