UMKM Berbasis Tekhnologi Di Indonesia Masih Rendah

October 21, 2017

 

Sby, MercuryFM - Meskipun Pemerintah sudah terus mendorong masyarakat untuk bisa mandiri lewat program UMKM tetapi prosentase jumlah UMKM di Indonesia dinilai masih terlalu rendah dibanding negara-negara tetangga.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir angka partisipasi masyarakat Indonesia menjadi pengusaha atau UMKM masih dibawah 2 persen dari total penduduk Indonesia. "Jumlah UMKM di Indonesia hanya sebesar 1,6 persen dari total penduduk, angka ini masih sangat rendah dibanding negara tetangga," kata Nasir saat ditemui beberapa waktu lalu di Surabaya.

 

 

Nasir menyebutkan, Singapura dengan angka presentase UMKM sebesar 7 persen dari total penduduknya. Kemudian Malaysia sebesar 5 persen, Taiwan dan Vietnam berturut-turut sebesar 4,5 persen dan 3,3 persen.

"Ini harus terus digenjot, idealnya Indonesia bisa mencapai 5 persen," tandas Nasir.

Dari total 1,6 persen penduduk berwirausaha atau UMKM tersebut, hanya 0,4 persen UMKM yang telah berbasis teknologi.

Kedepannya, menurut Nasir, pemerintah ingin lebih memfokuskan pengembangan dan pendampingan UMKM berbasis teknologi.

"Harapannya ya bisa naik dari 1,6 persen jadi 1,8 atau 1,9 persen lah dari penduduk Indonesia," pungkas Nasir.(Dani)
 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive