KASUS ANCAM PISTOL BUNTUT SENGKETA LAHAN TERUS BERLANJUT


Sby,MercuryFM - Polrestabes Surabaya melanjutkan penyelidikan perbuatan tidak menyenangkan atas laporan Felix Soesanto yang mengaku menerima ancaman dengan todongan pistol oleh Suparno warga Jl Sambikerep RT 9/4 Surabaya. Felix mengaku kalau Polrestabes Surabaya sudah meminta keterangan semua pihak temasuk didirinya dalam kasus yang tercatat sebagai laporan nomor STTLP/B/653/B/IX/2017/JATIM/POLRESTABES SBY tanggal 14 September 2017 itu. “Saya baru saja menerima laporan update perkembangan prosesnya sudah sampai dimana, pihak terlapor juga sudah selesai dimintai keterangan hari selasa kemarin dari pihak Polrestabes,” ucap Felix.

Felix menceritakan kasus ini berawal dari penyerobotan lahan yang dilakukan Seneki, pada 21 Agustus 2017 lalu. Peristiwa itu membuatnya menugaskan 8 pekerjanya untuk memasang plakat hak kepemilikan terhadap lahan di Jl.Gapura Niaga RT 4/RW 2, Lontar, Sambikerep Surabaya yang diakui sebagai miliknya.

Lalu datanglah Suparno tokoh masyarakat setempat untuk melarang pemasangan plakat itu sambil mengancam menggunakan pistol. "Yang menjadi keberatan saya, ke 8 pegawai saya mengaku jika terlapor ini melakukan pelarangan disertai pengancaman sambil mengacungkan pistol" ujar felix. Kasus inipun kemudian dilaporkan ke POlrestabes Surabaya.

Felix juga melaporkan Seneki dengan perbuatan tidak menyenangkan karena diangap secara bersama-sama merusak papan pengumuman yang dipasangnya.

Sementara itu Suparno membantah melakukan ancaman pistol. Sebab dirinya sudah purnawirawan, tidak mungkin lagi pegang pistol. (Alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group