• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

80 Persen Demokrat Dukung Khofifah Di Pilgub Jatim

October 25, 2017

 

Sby, MercuryFM - Posisi mentri sosial Khofifah Indarparawansa untuk mendapatkan dukungan dari partai Demokrat maju di pilgub jatim 2018 mendatang sudah hampir final. 

 

Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sekaligus Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah melakukan pertemuan dengan Mensos Khofifah Indar Parawansa. 

"Ketua umum udah melakukan pembicaraan dengan Bu Khofifah. Jadi kalau diprosentase, ya sudah 80 persen. Tinggal hal-hal lainnya. Perkara wakil, panitia 9 kiainya Bu Khofifah kan menyampaikan dari kultur mataraman," kata Pakde Karwo kepada wartawan usai menghadiri Konferwil Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim di Spazio Surabaya, Rabu (25/10/2017).

 

Namun Pakde menegaskan tidak akan menjadi juru kampanye (jurkam) bagi Khofifah, jika nantinya Demokrat benar mengusung Khofifah. 

 

"Saya tenggang rasa kepada Gus Ipul dan siapa pilihan partai. Secara pribadi saya teman Gus Ipul," pungkasnya. 
 

Sementara itu ketika disinggung terkait wakil Khofifah nanti, pakde mengatakan akan dibicarakan dengan Khofifah dan Tim 9 yang terdiri dari kyai kyai yang mendukung Khofifah. Dan sampai saat ini pihaknya belum melakukan pertemuan dengan tim 9 tersebut. 

" Semua nama yang dinilai pas untuk mendampingi Khofifah termasuk nama  yang disampaikan mas Renville yakni bupati Trenggalek Emil Dardak juga sudah masuk radar kita," ujarnya. 

Pakde juga memberikan penegasan bahwa tidak harus kader Demokrat yang diusung nantinya sebagai cawagub pendamping Khofifah.

 

Sementara itu Sekartaris Partai Demokrat Jatim Renville Antonio mengatakan nama bupati Trenggalek Emil Dardak menjadi kandidat kuat yang akan diusulkan partainya mendampingi Khofifah, setelah wakil Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyatakan tidak bersedia maju sebagai cawagub mendampingi Khofifah.

 

"Kita mengusulkan  nama mas Emil Dardak sufah melakukan pertimbangan cukup matang. Dan ini akan mendulang suara cukup signifikan di kawasan mataram nantinya," jelasnya.

 

Selain itu kata Renville, kepemimpinanya di Trenggalek benar benar pemimpin yang ngayomi, sehingga bisa membaqa kondisi kobdusif di Trenggalek. Hubungan yang baik dengan parpol yang ada di Trenggalek dan Hubungan yang harmonis dengan  DPRD Trenggalek serta Forkompinda di Trenggalek, bukti akan membawa kondisi jatim yang posistif kedepan bila disandingkan dengan Khofifah.

 

"Kalau melihat gaya kepemimpinannya di Trenggalek saat ini, hampir sama dengan gaya kepemimpinan Pakde di Jatim selama dua Periode yang cukup kondusif sampai saat ini. Sehingga layak bila ditarik di jatim menggantikan Pakde bergandengan denga Bu Khofifah yang cukup brilian pemikirannya," jelas pria yang juga wakil ketua Komisi C DPRD Jatim. (Ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive