• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Kebakaran Pabrik Petasan di Tangerang Menjadi Perhatian Disnakertransduk Jatim

October 27, 2017

 

Sby, MercuryFM - Kebakaran pabrik petasan di Kompleks Pergudangan 99, Tangerang membuat beberapa pihak khawatir. Sama halnya dengan di daerah Tangerang, Jawa Timur juga mempunyai pabrik petasan. Namun,  Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur - Setiadjit, mengatakan bahwa hanya ada satu pabrik kembang api yang telah resmi terdaftar di tempatnya, yaitu PT. Surya Kencana Kembang Api di Madiun Jawa Timur. Perusahaan itu memiliki  jumlah tenaga kerja 40 orang, yang termasuk dalam kategori perusahaan kecil dan seluruh persyaratan juga sudah dimiliki. Selain dari dinas, pengawasan juga akan dilakukan oleh kepolisian resort di daerah Madiun. Permasalahannya menurut Setiajdit adalah, ketika musim petasan telah tiba seperti sebelum bulan Ramadhan dan hari raya, akan muncul banyak home industri yang juga ikut membuat dan menjual petasan. Untuk menangani ini, pihaknya akan bekerja sama dengan polres dan polsek setempat.
    Setiadjit menjelaskan, bahwa dalam sebuah perusahaan tentu ada hak pekerja yang harusnya diterima yaitu pembayaran tanggung jawab asuransi, yang termasuk biaya peralatan dan kecelakaan kerja. Dalam musibah kebakaran pabrik petasan di Tangerang kemarin pagi, tidak hanya menelan korban para pekerja dewasa, namun juga terdapat pekerja yang masih tergolong anak-anak. Hal itu bisa membuat sebuah perusahaan tejerat hukum pidana.
    "Jika menggunakan BPJS, maka seluruh biaya peralatan dan meninggal dunia harus ditanggung oleh perusahaan dan itu hukumnya wajib. Termasuk untuk pekerja baru dan jika menggunakan pekerja yang masih tergolong anak-anak, itu justru bisa dipidanakan", ujar Setiadjit kepada 96FM Mercury.
    Untuk sebuah perusahaan yang memproduksi maupun hanya mengemas petasan, tentu akan ada persyaratan tinggi yang harus dipenuhi karena adanya resiko yang besar dari bahan peledak yang digunakan. Setiadjit juga mengatakan bahwa perijinan tersebut termasuk di kepolisian. Maka dari itu hanya ada satu pabrik petasan saja yang terdaftar sedangkan home industri hanya memproduksi petasan jika sudah musimnya.
    " Ijinnya termasuk di kepolisian. Jadi, menurut saya ya hanya diwaktu tertentu seperti sebelum Ramadhan dan lebaran akan banyak home industri yang membuat pertasan karena lakunya hanya di saat itu saja. Banyak daerah-daerah yang masih mempunyai budaya untuk menyulut kembang api", lanjut Setiadjit. (Nila/Shelly)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us