Badan Bahasa Mengidentitikasi dan Memvalidasi ada 652 Bahasa Daerah Di Indonesia

October 28, 2017

 

Sby, MercuryFM - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayan sejak 1991 hingga 2017 telah mengidentifikasi dan memvalidasi 652 bahasa dari 2.452 daerah pengamatan.

 

Kepala Badan Bahasa Dadang Sunendar mengatakan Bahasa daerah yang diidentifikasi tidak termasuk dialek dan subdialek, jika berdasarkan akumulasi persebaran bahasa daerah per provinsi maka bahasa di Indoneisa berjumlah 733 bahasa.

"Jumlah tersebut tentunya akan bertambah seiring bertambahnya pemetaan bahasa, bahasa di wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat belum semua teridentifikasi," kata Dadang Sunendar seperti yang dikutip dalam keterangan persnya, Sabtu (28/10/2017).

 

 

Dadang menjelaskan penentuan bahasa dan jumlah bahasa yang digunakan di suatu wilayah tergantung metodologi yang dipakai dalam pemetaannya. Setiap metodologi yang digunakan berimplikasi pada perbedaan penentuan bahasa dan jumlah bahasa pada suatu wilayah.

Badan Bahasa dalam pemetaan bahasa menggunakan metode dialektometri untuk menganalisis 400 kosakata daerah yang berasal dari 200 kosakata dasar Swadesh dan 200 kosakata budaya, selain itu Badan Bahasa juga menggunakan observasi dan wawancara.

Analisis terhadap kosakata tersebut difokuskan pada analisis tataran fonologi atau bunyi-bunyi bahasa dan leksikon atau kekayaan kata yang dimiliki suatu bahasa.

Kedua tataran kebahasaan tersebut dianggap lebih dapat membedakan antara bahasa yang satu dengan bahasa yang lainnya jika dibandingkan dengan perbedaan gramatika dan semantik.

Dadang menambahakan pemetaan bahasa tersebut merupakan program inventarisasi dan identifikasi bahasa-bahasa daerah di Indonesia secara komprehensif.

Dari program tersebut Badan Bahsa ingin melihat penentuan jumlah, varian, dan sebaran geografis bahasa serta penentuan hubungan kekerabatan antarbahasa den pengelompokan bahasa. "Pemetaan bahasa ini sangat penting dalam upaya pengembangan, pembinaan dan pelindungan bahasa," pungkas Dadang.(Dani)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive