PLAFON GEDUNG DPRD SURABAYA BOLONG


Sby, MercuryFM - Plafon berlubang nampak di ruang Komisi B DPRD Surabaya. Meski sebagian ditutup, namun penutupan terkesan asal-asalan. Pasalnya, dari tiga lubang yang ada, satu lubang hanya ditutup dengan potongan lembar kayu bekas. Sementara, dua lubang lainnya dibiarkan menganga. Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Komisi B, Edi Rahmat usai memimpin rapat dengar pendapat dengan PD Pasar Surya, manajemen Darmo Trade Center dan Para pedagang menyatakan, bahwa dirinya tak mengetahui adanya lubang tersebut.

“Mungkin, itu karena AC yang bocor kemarin,” ujarnya, Senin (30/10)

Ia memperkirakan, adanya beberapa lubang tersebut karena perbaikan Air conditioner (AC) di ruangan Komisi C belum selesai. Namun, Edi berjanji akan menyampaikan kepada sekretariat DPRD untuk segera memperbaikinya.

“Nanti saya sampaikan agar dibenerin,” katanya

Anggota Komisi B lainnya, Achmad Zakaria mengatakan dengan adanya tiga lubang pada plafon terlihat gedung dewan sepertinya ambrol. Sehingga ada kekhawatiran jika akan duduk di bawah plafon tersebut.

“Bahaya itu bagi teman-teman (wartawan) jika duduk dibelakang,” katanya

Adanya beberapa lubang di atap Ruang komisi B menjadi pembicaraan mereka yang melihatnya. Beberapa orang yang menyaksikan itu menghubungkan dengan rencana pembangunan gedung DPRD baru delapan lantai yang menggunakan anggaran sekitar Rp. 55 M, sehingga gedung lama yang masih ditempati saat ini terkesan dibiarkan bila ada kerusakan.(Alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group