Jatim Dibanjiri Buah Buahan Impor, Pemprop Jatim Kesulitan Untuk Mengantisipasi

October 31, 2017

 

Sby,MercuryFM - Membanjirnya prodak holtikultura buah impor di jatim saat ini membuat keprihatinan DPRD jatim. komisi B DPRD Jatim mengaku prihatin dengan banyaknya buah impor dipasaran jatim saat ini. Sebab keberadaan buah buah impor tersebut akan mengancam hajat hidup masyarakat petani buah buahan di jatim.

 

Kebijakan pemerintah yang membuka kran impor buah buahan salah satunya melalui pelabuhan Tanjung perak, mengakibatkan adanya indikasi kebocoran sehingga buah buah tersebut banyak masuk di pasaran jatim saat ini.

 

"kebijakan pemerintah tersebut jelas merupaka buah simalakama bagi jatim. jatim yang menghendaki agar kran impor ditutup untuk melindungi petani prodak Holtikultura buah buahan dijatim, akhirnya harus menghadapi bocornya impor buah buahan yang datang melalui pelabuhan tanjung perak yang masuk dipasaran. belum lagi kedatangan buah buahan tersebut yang melalui jalan darat yang sulit terdeteksi," jelas Subianto anggota Komisi B DPRD Jatim.

 

Menurut Politisi dari partai Demokrat ini, kondisi semacam ini harus segera dilakukan evaluasi oleh dinas Peindustrian dan perdagangan propinsi jatim. semua data yang ada harus segera dibuka sehingga bisa diketahui kenapa Jatim sampai banjir dengan buah buah impor ini.

 

"Pihak karantina juga harus kita datangi untuk mengetahui apakah masuknya buah buah impor ini sesuai dengan prosedur apa tidak.jadi semua harus diajak bicara. Tidak bisa kita hanya menyalahkan salah satu saja dengan komdisi semacam ini," ujarnya.

 

Dijelaskan oleh Subianto dengan adanya data yang jelas baik volume dan siapa yang mendatangkan, maka semua akan kelihatan dimana letak kelemahan sehingga kita bisa segera menutup agarr serbuan buah buah impor ini bisa di eleminir tidak terus membanjir seperti saat ini.

 

"Padahal kalau kita tau persaoalan buah impor ini juga ada kaitannya dengan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi. bayangakan buah buahan kita yang segar semiggu dua minggu sudah banyak yang tidak layak konsumsi lagi. sedangkan buah buahan impor sebulan dua bulan masih segar. ini pasti ada apa apanya dan ini berbahaya bagi kesehtan masyarakat yang mengkonsumsi," terangnya.

 

Sementara itu kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Ardi Setiawan, mengaku kesulitan dalam membendung masuknya buah impor dijatim saat ini. selain diperkirakan adanya kebocoran saat bongkar muat di pelabuhan Tanjung perak yang sebenarnya untuk indonesia timur. juga banyak yang masuk lewat jalan darat yang ini juga membuat pihaknya sulit melakukan antisipasi.

 

"jujur selama ini kami merasa kesulitan karena banyak mereka yang masuk lewat jalan darat. kebanyakan mereka mendatangkan dari jakarta. petugas pengawas kita yang minim membuat kita kesulitan untuk melakukan pendeteksian terhadap masuknya buah buah impor tersebut," ujarnya.(Ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive