• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

GENERASI MILENIAL PASSWORD KEMENANGAN PILGUB JATIM

November 1, 2017

Sby, MercuryFM - Generasi milenial pemilik hak suara akan menjadi kunci kemenangan kandidat yang bersaing di Pilgub Jatim. Petrus Hariyanto CEO IPOL Indonesia sebuah lembaga riset mengatakan, data statistik mencatat bonus demografi Jawa Timur adalah 43,97% dari total penduduk yang mencapai 38,87 juta jiwa. yang artinya ada 17,1 juta kelompok usia produktif yang masuk dalam kategori pemilih rasional.

 

Jumlah Generasi Milenial yang biasa disebut Generasi Y mencapai 37,68% atau sebanyak 14,5 juta jiwa. Dengan jumlah yang cukup signifikan seperti itu, generasi yang lahir antara periode tahun 1981 sampai 1994 tersebut menjadi target kampanye kandidat dalam menyampaikan pesan (viral). Kandidat juga harus memahami karakteristik pemilih milenial yang antara lain lebih percaya pada user generated content (UCG). Yang artinya konten yang dipublish oleh tim sukses atau relawan kandidat melalui media massa tidak serta merta bisa mempengaruhi keputusan pemilih.

 

Dari simulasi yang dilakukan IPOL selama 3 bulan periode 1 Agustus sampai 31 Oktober 2017 terhadap 3 Calon Gubernur Jatim, yaitu Saifullah Yusuf, Khofifah Indarparawansa dan La Nyalla Mataliti, Khofifah menempati ranking tertinggi sebanyak 29.806 postingan, disusul Gus Ipul sebanyak 16.151 postingan kemudian La Nyalla dengan 4.413 postingan.

 

Sedangkan sosok yang paling banyak dibicarakan warganet yang berusia 18-35 tahun terkait dengan Pilgub Jatim adalah Gus Ipul sebanyak 51,3%. Khofifah 50,5% dan La Nyalla sebanyak 55,9%.

 

Petrus kembali mengatakan sebagai pemilih cerdas kelompok milenial cenderung lebih cerdas melakukan analisa berdasarkan pertimbangan komentar publik."Mereka bersosialisasi secara getoktular saat mebicarakan pilgub Jatim. Mereka juga cenderung kritis terhadp kandidat dan langsung menganalisa rekam jejak kandidat. Menariknya semua itu dilakukan lewat mobile internet"ujarnya.

 

"Rekam jejak menjadi kunci kandidat, jangan harap para pemilih milenial akan terpesona dengan janji manis yang ditawarkan" tegas Petrus.

 

Kandidat harus mampu merepresentasikan diri dengan berpikir smart, visioner peka terhadap jaman, agar menarik perhatian kelompok milenial.(Alam)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload