Sektor Pertanian Jatim Tumbuh, Kesejahteran Petani Terangkat


Sby, MercuryFM - Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan Oktober 2017 mengalami peningkatan. NTP ini didapat dari mengukur nilai perbandingan harga yang menghasilkan indeks pengeluaran dan pemasukan petani.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim yang disampaikan Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Jatim, Mohammad Farikhin, NTP pada Oktober 2017 mencapai point 106,94 atau naik 0,54 persen dari hasil NTP bulan September yang mencapai 106,37.

Hal ini didapat dari membaiknya sektor NTP Tanaman Pangan sebesar 106,94 pada bulan Oktober atau naik sebesar 1,94 persen dari bulan September 2017,” kata Mohammad Farikhin saat menggelar jumpa pers di BPS Jatim, Rabu (01/11/2017).

Lebih lanjut dikatakan Farikhin, selain pada sektor pangan, hasil positif juga dicatatkan dari bidang sektor NTP Perkebunan Rakyat sebesar 106,21 point atau meningkat 1,87 persen dari hasil bulan September 2017 sebesar 104,26.

"Catatan kinerja NTP Perkebunan Rakyat tak lepas dari support kenaikan harga yang dialami oleh barang-barang komoditas, seperti tembakau yang mebgalami kenaikan harga sebesar 4,24 persen, dan kenaikan harga gabah yang sebesar 3,09 persen,” lanjutnya.

Ditambahkannya, selain terdapat kenaikan harga yang dialami oleh barang-barang komoditas, rupanya hal yang berbeda terjadi pada sektor peternakan. “Karena mungkin salah satu penyebabnya adalah adanya kebijakan impor daging sapi potong, harga sapi potong lokal mengalami penurunan harga sebesar 0,81 persen,” pungkasnya. (Dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group