• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

OJK: 2019 Target Industri Halal Indonesia Sebesar Rp 325 Triliun

November 7, 2017

Sby, MercuryFM -  Kepala Departemen Pengembangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Soekro mengatakan bahwa pada tahun 2019 mendatang target industri halal Indonesia sebesar Rp. 325 Triliun.

 

"Target tersebut tentu bukan perkara mudah meskipun tidak juga mustahil. Tergantung dari perspektif mana kita melihat hal tersebut. Namun hal paling besar yang harus dijamin adalah menciptakan value customer based yang lebih besar pada lembaga keuangan syariah untuk menciptakan demand yang juga lebih besar valuenya," kata Ahmad Soekro, Selasa (7/11/2017).

 

Ahmad Soekro menjelaskan untuk mewujudkan customer based yang besar sehingga dapat menambah value demand, setidaknya terdapat tiga hal yang harus terpenuhi. Yakni, pertama Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah, kedua Pasar Modal Syariah, dan yang terakhir adalah Bank Syariah. "Karena memang sangat disayangkan jika potensi sektor religius dan sektor sosial di Indonesia tidak tergarap dengan maksimal. Dari sektor riligius saja misalnya, potensi wakaf pada tahun 2016 sebesar Rp. 2000 Triliun, sedangkan dari potensi zakat, infaq, dan sodaqoh sebesar Rp. 280 Triliun. bayangkan jika angka-angka ini dapat terserap secara maksimal,” ungkapnya.

 

Soekro menambahkan, ke depan tantangan keuangan syariah Indonesia susah-susah gampang. Seperti halnya membangun model bisnis yang mengintegerasikan potensi sektor keuangan, sektor riil (industri halal), dan sektor religius/sosial yang kita miliki. Kemudian memanfaatkan momentum peningkatan umat muslim yang tergolong middle income class. Dan yang terakhir mendorong pertumbuhan industri syariah seperti industri makanan halal (halal food), hotel syariah, perumahan islami, fashion syariah, serta obat dan kosmetik syariah.

 

"Secara sederhana analogi tentang kondisi keuangan syariah Indonesia saat ini saya ibaratkan kendaraanya sudah banyak, tinggal bagaimana caranya kita untuk mencari penumpang di dalam pengembangan potensi lembaga keuangan yang berbasis pada prinsip syariah,” pungkasnya.(Dani) 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags