• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Sindikat Obat Keras Di Surabaya Berhasil Di Bongkar Jajaran Kepolisian Jatim

November 9, 2017

 

Sby, MercuryFM - Jajaran kepilisian Polrestabes dan Polda Jatim berhasil membongkar Sindikat perdagangan obat keras di Surabaya. Sebanyak 3,8 juta pil berjenis karnopen ikut diamankan di Perumahan Bukit Bali Citraland, Surabaya.

 

"Tempat ini digunakan untuk pengepakan saja. Sedangkan barang diterima  dari Jawa Tengah," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Mahfud Suroso di lokasi penggerebekan pada Kamis (9/11/2017).

 

Terungkapnya sindikat itu berawal dari penggerebekan yang dilakukan petugas Satnarkoba Polrestabes Surabaya  jalan Banyuurip Kidul Surabaya. Di tempat itu, polisi menemukan 450 ribu obat keras yang terbungkus di dalam tiga karton kardus.

 

Petugas lantas mengembangkan penyelidikan dan menggerebek sebuah rumah di jalan Simokewang Wonoayu. Di tempat itu, petugas menemukan 5 ribu obat Carnopen, serta mengamankan penghuni rumah berinisial SG dan ST yang berstatus suami istri.

 

 "SG mengaku menerima pasokan obat dari Budi melalui perantara bernama Edi yang menjadi DPO," katanya. 

 

Dari hasil pengembangan, petugas lantas mengamankan seorang kurir di SPBU Lontar.

 

"Kurir bernama SB ini kemudian menunjukkan lokasi perumahan di bukti Bali Perum Citraland Surabaya," tambahnya.

 

Di tempat itu, petugas menemukan 63 karton berisi 2.630.000 pil karnopen, satu drum berisi 100 ribu pil karnopen, satu unit mesin produksi dan 3 unit mesin pengepres.

 

"Kemungkinan barang-barang ini akan dipasarkan di luar Jawa," tambahnya.

 

Atas perbuatannya, para pelaku diancam dengan UU kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 196 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

 

"Kita akan terus melakukan pengejaran sampai mereka tertangkap. Termasuk rekan mereka yang bernama Budi sekarang menjadi DPO," pungkasnya.

 

Salah satu petugas di lapangan  mengatakan, obat karnopen yang izin edarnya sudah dikenal memiliki efek halusinasi yang tinggi. Orang yang mengkonsumsi obat tersebut, akan berhalusinasi seperti menghisap narkoba.(Ari.S)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload