PANGKAS REGULASI PARKIR, PANSUS RAPERDA JARINGAN JALAN DPRD SURABAYA DORONG PEMBENTUKN BULD

November 14, 2017

 

Sby, MercuryFM - Proses dan tahapan pembuatan regulasi  soal retribusi parkir dinilai terlalu panjang oleh Ketua Pansus Raperda Jaringan Jalan DPRD Kota Surabaya  Vincensius Awey. “Bayangkan, untuk menaikkan atau menurunkan angka retribusi yang nilainya seribu rupiah saja, dishub Surabaya harus melalui rapat dan persetujuan anggota dewan, melalui pembahasan Perda . Tahapan itu bisa membutuhkan waktu 2-3 bulan. Ini tidak praktis”tegasnya.

 

Karena itu Pansus merasa perlu adanya perbaikan dengan mendorong Pemkot Surabaya membentuk Badan Usaha Layanan Daerah (BULD). Yang otoritasnya setara dengan BUMD, tetapi masih dibawah koordinasi Dishub, tambah Awey. “Adanya proses yang cepat terhadap beberapa persoalan sehingga penerapannya tidak harus melalui proses politik yang waktunya lama” ujar Awey. Dengan begitu kalau ada perbaikan apapun tidak harus melalui persetujuan dewan, karena bisa diputuskan oleh badan itu, kata Awey.

 

Awey mencontohkan ketika Traffic demand management diterapkan yang diikuti dengan penetapan harga tarif di kawasan berbayar/Electronik Road Pricing (ERP) berikut kenaikan retribusi parkir on street dan off street. Mekanisme itu nantinya, tidak lagi harus melalui tahapan yang selama ini berjalan, tetapi sudah bisa ditentukan langsung oleh badan itu. (alam)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group