• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Pengawasan Orang Asing Harus Intens Di Lakukan

November 14, 2017

Sby, MercuryFM - Pengawasan terhadap orang asing harus intens dilakukan. Jangan sampai keberadaan orang asing yang ada dinegara kita khusunya di jatim menyalahi ijin tinggal. 

Keberadaan tim pengawas harus benar benar bisa lebih optimal dalam melakukan pengawasan terhadap mereka.

 

Ini dikatakan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly disela melantik 500 petugas Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Jawa Timur. Yang dilakukan di hotel Wyndam Surabaya, Selasa (14/11/17).

 

"Saudara saya kukuhkan sebagai tim pengawas orang asing di Jawa Timur, jalankan tugas saudara dengan penuh tanggung jawab," katanya di depan 500 anggota Timpora Jatim.

 

Menteri Yasona berpesan agar anggota Timpora bekerja profesional dalam mengawasi orang asing atau WNA ilegal. Sehingga, kegiatan itu tidak menimbulkan kegaduhan dan merusak iklim investasi.

 

 "Saya yakin anda akan menyampaikan tugas dengan profesional. Kita harus bertindak proporsional supaya tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu," katanya.

 

Yasona juga menyoroti banyaknya berita hoax yang menyebutkan puluhan ribu tenaga asing ilegal masuk ke Indonesia. Masyarakat diminta tidak terpancing, sehingga bereaksi berlebihan dan mengakibatkan investasi.

 

"Memang banyak hoax tanpa data seolah olah diserbu tenaga ilegal. Bapak ibu sekalian kami menyampaikan anda semua tidak boleh terpancing," tegasnya lagi.

 

Yasona mengatakan, masalah imigrasi tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Di seluruh dunia, pelanggaran imigrasi juga kerap terjadi. Bahkan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) juga banyak melakukan pelanggaran imigrasi.

 

"Tugas kita mengawasi orang orang menyalahgunakan izin keimigrasian yang diperoleh secara tidak benar. Diseluruh dunia orang asing menyalahgunakan izin tinggal," pungkasnya.(ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags