• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Mensos Serukan Gerakan Indonesia Bebas Anak Jalanan

November 20, 2017

 

Sby,MercuryFM - Mentri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa serukan gerakan sosial menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan. Seruan ini disampaikan Mensos saat mencanangkan Gerakan Sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan (MIBAJ) di Alun Alun Kota Malang, Senin (20/11/17). 

 

Dalam Acara yang dirangkai juga dengan peringatan Hari Anak Universal yang jatuh tepat pada tanggal 20 nopember 2017 ini, menurut Mensos, anak jalanan masih merupakan masalah kesejahteraan sosial yang serius di Indonesia. Pekerjaan rumah ini bukan cuma milik Pemerintah Pusat, namun juga daerah dan dunia usaha serta masyarakat pada umumnya. 

 

"Saya optimistis target Indonesia Bebas Anak Jalanan bisa segera tercapai, jika kita bergotong royong bergerak untuk menyisir dan menyiapkan program perlindungan dan pengasuhan yang baik bagi mereka. Mengingat luasnya sebaran anak jalanan dan kompleksitas penanganannya, maka Kemensos menyerukan Gerakan Sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan," ungkapnya.

 

 

Menurut Khofifah, Melansir data Pusat data dan Informasi Kesejahteraan Kementerian Sosial, hingga bulan Agustus 2017 jumlah anak jalanan tersisa sebanyak 16.290. Sebelumnya, jumlah anak jalanan di seluruh Indonesia pada tahun 2006 sebanyak 232.894 anak, tahun 2010 sebanyak 159.230 anak, tahun 2011 turun menjadi 67.607 anak, dan pada tahun 2015 menjadi 33.400 anak. Seluruh anak jalanan tersebut tersebar di 21 Provinsi.

 

Khofifah menerangkan, situasi dan kondisi jalanan sangat keras dan membahayakan bagi kehidupan anak-anak. Mulai dari, gangguan kesehatan, putus sekolah, perdagangan anak, kekerasan fisik, kecanduan rokok, alkohol, hingga narkoba, perilaku seks bebas, dan lain sebagainya.

 

Oleh karena itu, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu ikut berpartisipasi menyelesaikan persoalan ini. Masyarakat dapat melaporkan jika di jalan masih melihat aktivitas anak jalanan ke Telepon Pelayanan Sosial Anak (TEPSA) 1500-771. Sedangkan di daerah bisa berkoordinasi dengan dinas sosial atau lembaga kesrjahteraan sosial anak terdekat.

 

"Kepada netizen ayo viralkan gerakan sosial menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan ni. Jangan sampai generasi muda bangsa hidup di jalanan," tambah wanita yang akan maju di pilgub jatim 2018.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai telah melakukan langkah komprehensif dalam perlindungan anak. Penghargaan antara lain diberikan kepada Pemerintah provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Pemkab Tulungagung, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive