DINKES JATIM PANTAU DAERAH ENDEMI VIRUS TIKUS DI SURABAYA


Sby, MercuryFM - Dinas Kesehatan Propinsi Jatim melakukan pemantauan serius akan kesehatan warga di sekitar kawasan Babatan Wiyung, pasca wabah virus lestospirosis yang menyerang keluarga setempat. Kepala Dinas kesehatan Propinsi Jatim Kohar Hari Santoso mengatakan, pemantauan itu akan dilakukan selama 2 bulan. Selain pemantauan kesehatan, pihaknya kata Kohar juga sudah berkoordinasi dengan pengurus warga setempat untuk melakukan pembersihan dan penangkapan tikus dengan memasang perangkap.

Kohar kembali mengatakan, lestospirosis bisa menular lewat luka yang bersentuhan dengan air atau tanah yang terkontaminasi, urine tikus yang mengandung virus lestospira. Meski begitu Kohar menghimbau agar masyarakat tidak pelu takut tapi tetap waspada.

Musim Pancaroba seperti sekarang ini sangat mendukung berkembangnya sejumlah penyakit, seperti demam berdarah, dan diare, begitu juga lesptospirosis meski tidak terlalu banyak."Masyarakat harus menjaga pola hidup bersih untuk mencegah perkembangnya penyakit terutama dimusim pancaroba seperti sekarang ini" ujar Kohar Hari santoso.

Sebelumnya lestospirosis diketahui menjangkiti keluraga di Babatan Wiyung, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia bernama Sukatono (49). Korban yang bertempat tinggal di Jalan Dukuh Karangan itu, meninggal saat dirawat di Rumah sakit Wiyung Sejatera. Sedangkan istri Sukatono bernama Suparmi menjalani rawat inap di rumah sakit yang sama, karena diketahui positif mengdap virus lestospira. (alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square