PEMBANGUNAN GEDUNG BARU DEWAN MENUNGGU FATWA MUI JATIM


Sby,MercuryFM - Usai mendapat masukkan dari sejumlah ulama saat hearing di Komisi C DPRD Kota Surabaya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman CKTR Pemkot Surabaya Erik Tjahyadi menegaskan pembangunan gedung baru Dewan menunggu Fatwa dari MUI Jatim. Erik mengatakan Bangunan masjid dan gedung Dewan merupakan proyek pembangunan yang menjadi satu kesatuan. Tapi setelah ada prsoalan seperti ini maka pembangunan masjid didahulukan, sedangkan pembangunan gedung menunggu fatwa dari para kyai dan ulama nantinya.

"Apakah nantinya tidak membolehkan ada bangunan diatas masjid atau gedung baru dewan nantinya dibangun disekitar masjid. Fatwa itu nantinya dilakukan secara tertulis" ujar Erik. Fatwa itu diperlukan setelah ada khilafiyah yang berbeda dari hearing tersebut. ada yang membolehkan pembangunan diatas masjid ada yang tidak. Ada juga pendapat pembangunan gedung baru dewan dilakukan dilokasi bangunan gedung dewan lama. "Tergantung kesepakatan dari para alim ulama bagaimana nanti, kita manut saja" kata Erik

Erik menambahkan untuk pembongkaran Masjid As-Sakinah akan dilanjutkan, kemudian secepatnya akan dibangun lagi. Sedangkan designya tetap mengacu pada design yang sudah dibuat sebelumnya.

Pembangunan Masjid As-Sakinah terintegrasi dengan peabngunan Gedung baru Dewan yang dilakukan secara multi years. Dengan adanya persoalan ini memaksa Dinas Perkim CKTR Pemkot Surabaya menghitung ulang estimasi pembangunan.

Yang patut digaris bawahi kata Erik adalah Masjid As-Sakinah tidak hilang melainkan tetap ada. Pembongkaran itu terpaks dilakukan untuk pembangunan gedung baru Dewan tapi tidak enghilangkan masjid nantinya.(Alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group