PEMBANGUNAN MASJID DEWAN TIDAK SESUAI FIQIH


Sby, MercuryFM - Setelah MUI Jatim, giliran PC NU Kota Surabaya ikut mempersoalkan pembangunan Masjid DPRD. PC NU Kota Surabaya menilai pembangunan gedung diatas masjid nantinya tidak sesuai fiqih. DR. H. Achmad Muhibbin Zuhri, M. Ag, Ketua PCNU Surabaya mengatakan, Tanah yang secara resmi ditakyin ( dinyatakan ) sebagai masjid, maka keatas dan kebawahnya tidak boleh dibangun selain untuk kepentingan masjid. "Boleh diatas masjid itu berdiri bangunan tapi kegiatannya harus untuk kepentingan Imaroh (kepemimpinan) masjid" ujar Achmad Muhibbin. Terkait persoalan itu, PC NU Kota Surabaya juga mengirim surat ke Walikota Surabaya dan Ketua DPRD Kota Surabaya. Dalam surat bernomor 414/PC/A.II/L.-1/XI/2017 tertanggal 9 Nopember 2017, PC NU Kota Surabaya menyampaikan aspirasi bahwa tanah yang pernah didirikan masjid tidak dimungkinkan secara hukum Islam untuk didirikan selain bangunan Masjid.

Sehubungan dengan itu PC NU Kota Surabaya meminta Pemkot Surabaya membangun lagi Masjid As-Sakinah beserta kelengkapannya diatas tanah yang semula berdiri Masjid As-Sakinah. Surat itu ditanda tangani Rais Suriah KH.Mas Sulaiman Nur. Katib KH Mas Mahfud, Ketua Dr.H.Achmad Muhibbin Zuhri, M.Ag, sekretaris H.Moch.Hamzah, St.MM. Sementara itu Komisi C DPRD Kota Surabaya hari ini 23/11 berencana menggelar hearing terkait dengan polemik masjid As-Sakinah. Hearing itu mengundang, MUI Jatim, Ketua PC NU Kota Surabaya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, dan 3 Perusahan Kontraktor Pembangunan.(Alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group