FINAL LIGA 2: PERSEBAYA FOKUS, PSMS MEDAN NOTHING TO LOSE


Sby, MercuryFM - Duel klasik era sepak bola perserikatan divisi utama bakal disuguhkan pada babak final Liga 2 antara Persebaya Surabaya vs PSMS Medan. Laga Klasik itu bakal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Selasa 28/11 kick off jam 19.00 WIB.

Pelatih Persebaya Alfredo Vera saat konferensi hari ini (27/11) jelang pertandingan final perebutan juara dan pertandingan perebutan tempat 3 dan 4 antara PSIS Semarang vs martapura FC, mengatakan timnya akan fokus selama pertandingan agar tidak kecolongan."Selama pertandingan selalu bikin stress, karena itu saya berharap anak-anak selalu fokus sampai pertandingan selesai" ujanya. PSMS Medan bukan lawan yang enteng bagi Persebaya, itu terbukti setelah mereka bisa mengalahkan PSIS Semarang dengan skor telak 2:0, dibabak kedua perpanjangan waktu pada semifinal."Kami selalu waspadai siapapun lawan dan melakukan antisipasi apa yang bisa mereka lakukan"tegas Alfredo Vera.

Sementara itu Pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman menegaskan timnya akan bermain nothing to lose pada pertandingan nanti. Karena target lolos ke Liga 1 sudah tercapai. Tapi bukan berarti mereka akan bermain seadanya, melainkan tetap berusaha memenangkan pertandingan."Persebaya adalah tim yang lengkap dan solid, mereka juga disebut-sebut bisa menjuarai Liga 2. Tapi kami sudah terlanjur masuk ke partai puncak jadi pertandingan nanti pasti akan alot" ujarnya.

Meski belum pernah bertemu pada babak penyisihan Liga 2, Djajang Nurjaman mengaku sudah mengetahui pola permainan Bajol Ijo melalui televisi. Sedangkan soal isu wasit akan berat sebelah ke PSMS Medan terkait dengan keberadaan Ketua Umum PSSI Edi Rahmayadi, Djajang menegaskan kalau Edi Rahmayadi tidak ada hubungannya dengan PSMS Medan."Dia bukan Ketua Umum PSMS dan bukan pengurus PSMS, jadi tidak ada hubungannya dengan PSMS, tapi kalau dia orang Medan iya" tegasnya.

Kedua tim ini pernah menjadi rival yang sengit di era Perserikatan Divisi Utama tahun 70 an sampai 80 an. Pada 25 tahun lalu, Persebaya harus kalah menghadapi PSMS Medan di Stadion Senayan yang sekarang menjadi Gelora Bung Karno. Kenangan itu seakan tidak terlupakan oleh Dahlan Iskan. Nyanyian "Sing Sing So" supporter PSMS Medan menggema disepanjang pertandingan. Tapi pada pertandingan babak 8 besar divisi utama perserikatan tahun 1994 di Senayan, Persebaya mengalahkan PSMS Medan sehingga meloloskan Persebaya ke babak semifinal.(Alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group