• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa datangi beberapa titik yang masih alami kerusakan dan masih digenangi banjir di Pacitan.

December 1, 2017

 

Sby,MercuryFM - Beberapa titik yang di datangi mentri yang juga Ketua Umum Muslimat NU, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan dan tanah longsor di Desa Mlati Kecamatan Arjosari. 

 

"Data sementara yang saya dapatkan, hingga saat ini dari 20 korban yang hilang, baru 10 orang yang diketemukan. Sisanya masih dalam tahap pencarian. 20 kprban tersebut 14 korban akibat tanah longsor dan 6 korban terseret banjir," jelasnya.

 

Mensos juga mengucapkan bela sungkawa kepada kelurga ahli waris korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. 

 

 

Khofifah memastikan seluruh ahli waris korban memperoleh santunan kematian. Baik korban meninggal yang telah ditemukan maupun yang masih berstatus hilang. 

 

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi cobaan dari Allah. Mari bersama-sama kita doakan saudara-saudara kita yang dipanggil Allah saat terjadi bencana, semoga amal ibadah mereka diterima Allah dan segala kekhilafannya diampuni Allah," katanya.

 

Kepada ahli waris korban meninggal, lanjut Khofifah, diberikan masing-masing Rp15 juta beserta paket sembako. Sehingga total santunan yang diberikan yaitu Rp 300 juta. 

 

"Karena baru 10 jenazah yang ditemukan, maka santunan kematian baru diberikan kepada 10 orang ahli waris. Sisanya, menyusul setelah jenazah ditemukan," terangnya. 

 

Dalam kedatangan melihat secara langsung kondisi si Pacitan yang telah di tetapkan sebagai Bencana Propinsi, Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa juga mengatakan, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan logistik sesaat setelah banjir bandang dan tanah longsor senilai Rp132,6 juta. Bantuan tersebut berupa lauk pauk siap saji. 

 

Sedangkan untuk membantu warga dalam upaya pembersihan sisa banjir, Kemensos kata Khofifah, memberikan peralatan kebersihan lingkungan senilai lebih dari Rp1,073 miliar. Dengan demikian, total keseluruhan bantuan yang digelontorkan senilai Rp1,356 miliar.

 

"Mari jadikan musibah ini sebagai peringatan dini bagi kita semua untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana," tuturnya.(ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive