Gus Ipul Minta Kemenag Perhatikan Nasab dan Nasib Guru Pendidikan Agama

December 2, 2017

Sby,MercuryFM - SURABAYA - Persoalan kesejahteraan guru khususnya guru pendidikan agama perlu diperhatikan secara serius oleh pemerintah. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diharapan juga ikut andil dalam memperjuangkan persolan yang menyangkut nasab dan nasib guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Jawa Timur demi kesejahteraan mereka.

 

"Kejelasan nasab dan nasib ini penting supaya guru-guru Pendidikan Agama Islam ini lebih mantab dalam rangka memberikan pengajaran dan pendidikan pada anak-anak didik kita," kata Gus Ipul saat memberikan Sambutan dalam pembukaan Kongres ke - 3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di JX International Convention Center, Surabaya, Sabtu, (2/12/2017).

 

 

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 10 ribu Guru PAI ini, Gus Ipul juga melaporkan jumlah guru agama di Jatim yang dari tahun ke tahun terus menurun. 

 

Dari data yang ada, kata Gus Ipul, 10 tahun yang lalu kira-kira jumlah guru Pendidikan Agama Islam di Jatim sekita 35 ribu lebih. Sekarang tinggal 27 ribu lebih sedikit dan diperkiraan 10 tahun lagi tinggal 15 ribu. Kalau tidak ada tindakan nyata Kementrian Agama untuk merekrut kembali guru-guru agama Islam, maka keberadaan guru agama akan semakin berkurang.

 

"Akibat minimnya guru agama, maka saat ini banyak guru agama yang mengajar lebih dari satu sekolah. Dan ini cukup disayangkan. Tapi bagaimana lagi ini untuk menutupi tenaga pengajar yang terus akami penurunan," ujarnya.

 

Dijelaskan Gus Ipul, Terkait nasib guru, Pemprov Jatim telah berjuang bersama PGRI dan elemen guru yang lain agar para GTT (Guru Tidak Tetap) yang mengajar di sekolah Negeri bisa menjadi pegawai pemerintah dengan sistem kontrak kerja. Sementara untuk Swasta akan dirumuskan Upah Minimum Guru (UMG).

 

"Kalau yang namanya buruh aja ada yang namanya UMK, kenapa guru ini diberi UMG, yang swasta keluhannya seperti itu. Nah ini yang harus kita perjuangkan bareng-bareng kita cari celah. Sehingga baik di negeri dan swasta sama-sama diurus oleh pemerintah," lanjutnya.

 

Sekadar diketahui kongres 3 AGPAII kali ini diikuti lebih dari 10 ribu guru Agama Islam. Mereka berasal dari 29 provinsi dan 230 kabupaten/kota.

 

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga sempat membacakan spuisi berjudul "Guru Zaman Now". (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive