• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Siklon Dahlia Bergeser, Namun Cuaca EKSTREM Masih Menghantui Jatim

December 5, 2017

 

Sby, MercuryFM - Meskipun siklon tropis Dahlia sudah mulai bergeser, namun dalam 3 hari ke depan masih terdapat potensi cuaca ekstrem, yaitu hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan pantauan BMKG dari data satelit bahwa pada 3 Desember 2017, pukul 19.00 siklon tropis Dahlia telah melemah dan menjadi Depresi Tropis (ex-Dahlia).

 

Kepala BMKG Prof. Dr Dwikorita Karnawati mengatakan bibit siklon tropis di Barat Laut Aceh (93 W) diprakirakan 48 jam ke depan akan mengalami penguatan menjadi siklon tropis ke arah Barat Laut menjauhi Indonesia mencapai 95 knot. 

 

" Meskipun bibit siklon tropis ini tidak berada di dalam area tanggung jawab pusat peringatan dini siklon tropis Jakarta. Namun dampaknya masih signifikan terhadap wilayah Indonesia, seperti hujan terutama sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kondisi ini pun berdampak pada peningkatan gelombang hingga 4 meter, angin kencang, hujan lebat dan potensi kilat/petir," kata Dwikorita Karnawati, seperti yang dikutip dalam siaran persnya, Selasa (5/12/2017).

Dalam 3 hari ke depan, masih terdapat potensi cuaca ekstrem, antara lain hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Barat, Kep. Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua. 

Sementara angin kencang lebih dari 20 knot berpotensi terjadi di Sumatera Utara dan Aceh. Karena itu masyarakat diimbau perlu mewaspadai kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon, maupun baliho roboh, dan waspada kenaikan tinggi gelombang. 

Kata Dwikorita pada hari ini hingga 12 Desember dari hasil prakiraan BMKG, bahwa DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah bagian Utara mengalami monsoon break (curah hujan rendah atau dapat dikatakan hujannya istirahat). 

Meski demikian wilayah Jawa Tengah ke arah Jawa Timur bagian selatan, hingga Nusa Tenggara mengalami curah hujan sedang hingga tinggi. Begitu juga dengan wilayah Sumatera Bagian Utara termasuk Aceh dan Kalimantan.

Pada Desember 2017- Februari 2018 merupakan periode puncak musim hujan 2017/2018 khususnya bagi wilayah Sulawesi Selatan, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara, maka perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang rentan dan berpotensi akan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, dan longsor.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload