• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PANGDAM BRAWIJAYA: TNI BUKAN ALAT POLITIK

December 15, 2017

 

Sby, MercuryFM - Perayaan Hari Juang Kartika (HJK) dan HUT Kodam V/Brawijaya ke-69 tahun ini, disambut antusias masyarakat sekitar dengan mendatangi lapangan Makodam V/Brawijaya.Selain menyajikan berbagai kendaraan tempur milik prajurit TNI-AD, perayaan HJK dan HUT Kodam V/Brawijaya tersebut, juga menyajikan berbagai atraksi hingga drama kolosal yang dipentaskan oleh salah satu komunitas Kesenian di Kota Surabaya.Dalam sambutannya Pangdam V/Brawijaya,

 

Mayjen TNI Arif Rahman, M. A menegaskan bahwa TNI bukan alat politik."Kata Jenderal Besar Panglima Sudirman TNI bukan alat politik, tapi bekerja untuk kejayaan NKRI", ujarnya.

 

Arif Rahman menambahkan tepat 72 tahun lalu, menjadi catatan penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, yang dikenal dengan sebutan peristiwa Palagan Ambarawa.“Meski dengan senjata dan perlengkapan yang sangat sederhana, kesatuan-kesatuan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang merupakan cikal bakal TNI, bersama rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara gemilang dengan memukul mundur tentara Sekutu yang memiliki persenjataan dan kemampuan taktik serta strategi perang yang jauh lebih modern di masa itu,” kata Mayjen TNI Arif melalui amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang dibacakannya.Selain itu, lanjut Pangdam, keberhasilan tersebut tidak hanya sebagai prestasi untuk meningkatkan moril perjuangan di wilayah Indonesia saja. Akan tetapi, juga memberikan dampak politis secara internasional dan dampak psikologis kepada sekutu, dikarenakan TNI dan rakyat Indonesia mampu menunjukkan semangat perjuangan dalam peristiwa tersebut.“Palagan Ambarawa adalah simbol kemanunggalan TNI AD dan rakyat Indonesia. Hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka, namun lebih dari itu, TNI AD memiliki hubungan biologis dengan rakyat Indonesia karena dilahirkan dari rakyat sehingga senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Arif Rahman.

 

Selain dihadiri Pangdam perayaan HJK dan HUT Kodam Brawijaya tahun ini, dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Timur, Drs, H. Soekarwo, Kapolda Jatim, Kas Armatim, Kasdivif 2/Kostrad, serta tokoh agama, hingga elemen masyarakat di Jawa Timur. (alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags