JUMLAH UANG LUSUH YANG BEREDAR DI JATIM MENURUN


Sby, MercuryFM - Dengan tingginya tingkat kesadaran masyarakat untuk bisa memperlakukan uang dengan baik, sangat mempengaruhi Standar Kelusuhan Uang atau Soil Level di Jawa Timur meningkat hingga 50 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Djohansyah mengatakan, soil level Jawa Timur tumbuh dari level 6 menjadi level 9. Artinya, jumlah uang lusuh yang beredar di masyarakat Jawa Timur semakin sedikit.

"Pada semester 2 ini ada peningkatan signifikan soil level karena adanya kas titipan dan BI Jangkau," kata Difi, Sabtu (16/12/2017).

Soil level memiliki tingkatan dari level terendah, yaitu satu hingga level tertinggi yaitu 16. Semakin tinggi levelnya, artinya semakin baik kualitas uang yang beredar di masyarakat.

Difi menyebutkan meningkatnya soil level di Jawa Timur didukung oleh peningkatan signifikan yang terjadi di wilayah Madura.

"Ini luar biasa, artinya semakin banyak Uang Layak Edar (ULE) yang beredar di masyarakat, maka akan kami tingkatkan terus melalui program BI Jangkau atau Kas Titipan ini," tambahnya.

Saat ini, Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur telah meresmikan 7 titik Kas Titipan yaitu di Bojonegoro, Probolinggo, Madiun, Ponorogo, Banyuwangi, Pamekasan dan Sumenep.(Dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group