Hari Ibu Moment Tepat Untuk Gelorakan Kembali Keterwakilan 30% Perempuan di Legislatif

December 22, 2017

 

Sby,MercuryFM - Moment hari ibu diharapkan bisa menjadi pendorong peningkatan keterwakilan perempuan 30% salam legislatif bisa terwujud di pemilu 2019 mendatang.

 

Apalagi keterwakilan perempuan di legislatif 30% merupakan amanat Undang Undang yang harus di wujudkan.

 

“Agar 30 persen ada keterwakilan perempuan baik di DPRD tingkat I, DPRD tingkat II, maupun DPR pusat. Maka hari ibu ini bisa menjadi moment strategis bagi perempuan untuk ikut dalam pencalegan di pemilun2019 mendatang," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, usai menghadiri dan pelantikan pengurus DPD MKGR Jatim, di Surabaya, Jumat (22/12/2017).

 

 

Khofifah menegaskan, pendaftaran caleg untuk Pileg kurang enam bulan lagi maka ini waktu yang tepat untuk persiapan konsolidasi perempuan Indonesia untuk dapat memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan. 

 

Di pemilu tahun  2004, 2009, dan 2014 kata Khofifah, jumlah perempuan di legislatif di bawah 30 persen. Maka Pemilu 2019 mari saling mendorong antar perempuan agar ikut aktif diparlemen nanti hasil Pemilu Legislatif.

 

“Ayo saling mendorong, memotivasi, bergandengan tangan agar keterwakilan perempuan di legislatif bisa mencapai 30 persen. Ayolah. Harus ada ikhtiar secara khusus,” paparnya.

 

Dengan adanya pelantikan MKGR ini, wanita yang di rekomendasi Golkar dan Partai Demokrat sebagai Cagub Jatim berpasangan dengan Emil Dardak ini,  mendorong sayap Golkar, dan partai lainnya agar dapat memaksimalkan keterwakilan perempuan di seluruh level lembaga legislatif. 

 

”Dulu geloranya luar biasa. Sekarang geloranya tidak menggebu-gebu. Maka mulai sekarang digelorakan secara aktif dan massif. Supaya kuota 30 persen terpenuhi,” pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive