PKS Jatim Siap Kawal Bila DPP Ingin Di Pilgub Jatim Berkoalisi Dengan PAN Dan Gerindra

December 26, 2017

 

Sby, MercuryFM - Kembali ramai dibicarakan keberadaan poros tengah dalam pilgub Jatim mendatang, membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jatim membuka peluang kembali untuk terbentuknya poros baru tersebut. 

 

Bersama dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Amanat Nasional (PAN), pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS di Jatim pun siap mengawal keputusan tersebut. 

 

"Kalau bicara soal pilgub tentu tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan dinamika yang ada di pusat," kata Ketua DPW PKS Jatim, Arief Hari Setiawan, Selasa (26/12/2017). 

 

Menurut Arif, meski pengurus di provinsi bisa memberikan pandangan terhadap dinamika politik yang ada di daerah, namun tetap saja keputusan ada di DPP. 

 

"Peranan pusat sangat kuat sehingga kita kembalikan lagi kepada pimpinan yang ada di Jakarta," jelas Arief. 

 

Dijelaskan Arif, kini, pembahasan untuk rekomendasi akhir telah berada di DPP. Terlebih, pasca adanya pertemuan ketiga partai di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Jalan TV Simatupang, Jakarta, Minggu (24/12/2017) malam, komunikasi tersebut berjalan kian masive.

 

Arief menambahkan, peluang untuk berkoalisi dengan tiga partai memang belum tertutup. Apalagi, koalisi tersebut menyangkut dinamika politik nasional. 

 

"Memang untuk bersama (dengan Gerindra dan PKS), kami terus upayakan. Namun, tiap daerah tidak bisa disamakan. Semangatnya memang kita harus selalu bersama namun kita kan juga harus realistis juga," ujarnya.

 

Kata Arief, belum adanya keputusan akhir pasca pertemuan itu di antaranya disebabkan masih adanya perbedaan soal figur yang diusung. Terutama, yang menyangkut kepentingan internal PKS. 

 

"Kami maju, tentu kami harus mengusung calon untuk menang. Selain itu, kita juga ingin partai kami mendapat dampak positif yang membuat size partai juga semakin besar. Pilkada inikah juga dekat dengan pileg Pilpres juga kan. Harapannya tentu juga untuk batu loncatan PKS di kompetisi berikutnya," lanjut Arief. 

 

Terkait nama Moreno Soeprapto yang diusulkan oleh Gerindra sebagai calon figur yang diusung, PKS belum bisa berkomentar banyak. 

 

"Kita belum bisa katakan apa-apa.  Sebab, itu sangat awal sekali. Itu baru usulan dari partai Gerindra, sedangkan Presiden PKS (Sohibul Iman) bilang masih akan dipending," tambahnya. 

 

Dengan kondisi tersebut maka untuk saat ini pihaknya memilih untuk menunggu rekomendasi akhir dari DPP.

 

"Tentu kami berharap bahwa rekomendasi itu bisa segera keluar. Beberapa tempat memang kita selalu bersama-sama dengan PAN maupun Gerindra. Khusus untuk Jawa Timur ini dipending terlebih dahulu. Kita tunggu saja keputusannya seperti apa," pungkasnya. 

 

Khusus untuk pilgub Jatim, PKS sebelumnya disebut akan bergabung dengan poros Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas. Namun, potensi PKS untuk membentuk poros baru kembali terbuka pasca adanya pertemuan dengan dua partai lain di Jakarta, Minggu (24/12/2017). (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive