• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Terlalu Mahal, DPRD Jatim Desak Kementrian PUPR Revisi Tarif Tol Surabaya - Jombang (Kertosono)

December 29, 2017

 

Sby, MercuryFM - Komisi D mendesak Kementrian PUPR Marga merevisi tarif tol Sumo yang dari Surabaya- Jombang (kertosono) yang mencapai Rp60.000, dianggap terlalu mahal dan akan memberatkan pengendara ditengah perekonomian yang belum stabil saat ini.

 

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Achmad Heri menegaskan jika tarif yang telah ditetap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sangatlah mahal dan sangat membebani masyarakat. Padahal yang utama dibangunnya tol untuk membantu masyarakat pelaku ekonomi, karena dapat mempersingkat waktu sekitar 2 jam. 

 

"Untuk itu kami minta tarif tol direvisi, agar masyarakat tidak terbebani. Dan dalam waktu dekat ini kami akan menghadap Kementrian PUPR untuk mempertanyakan tingginya tarif tol Surabaya - Jombang (Kertosono)," tegas politisi asal Partai Nasdem, Kamis (28/12/17).

 

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komis D DPRD Jatim, Samwil. Politisi asal Partai Demokrat ini mempertanyakan tingginya tarif tol Surabaya - Jombang (Kerrosono). Padahal keberadaan tol tersebut untuk membantu mengirit waktu dan bahan bakar. Dengan begitu harga pangan dan pertanian yang diambil di wilayah selatan Jatim harganya bisa bersaing dan murah.

 

"Kalau tarif tolnya sangat mahal, tentunya sangat membebani pelaku usaha yang memanfaatkan tol tersebut untuk transportasi mereka dalam mendistribusikan bahan pangan," paparnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi  ketika dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, menyampaikan pemerintah pusat telah menetapkan tarif tol Surabaya - Jombang (Kertosono) dan sudah mengeluarkan SK kementerian. 

 

Ditambahkan Gatot tarif tol tersebut ditetapkan sudah sesuai dengan rencana kenaikan tarif tol. Sehingga tarif tol sumo ini sudah fix dan tidak akan mengalami kenaikan.

 

"Hitungan yang dipakai adalah 1.050 per kilometernya, sehingga tarif tol sumo untuk sistem terbuka mulai angka Rp2.500 untuk kendaraan golongan 1 sampai dengan 21 ribu untuk kendaraan golongan 5. Sedangkan untuk sistem tertutup tarif mulai Rp5.500 untuk kendaraan golongan 1 sampai dengan 86.500 untuk kendaraan golongan 5," jelasnya.

 

Gatot menambahkan untuk saat ini arus kendaraan yang melintasi tol Surabaya - Jombang (Kertosono) memang masih terbilang landai karena memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sudah beroperasionalnya tol tersebut. 

 

"Tapi kita yakin arus kendaraan yang melewati tol tersebut akan terus mengalami peningkatan. Sebab dengan adanya tol tersebut,  tidak hanya mampu menekan biaya transportasi tapi dari segi waktu pun bisa lebih efesien," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive