• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

INFLASI DESEMBER 2017 DI JATIM TINGGI

January 2, 2018

 

Sby, Mercury - Inflasi di Jatim di bulan Desember 2017 mencapai 0.71%. Kepala Badan Pusat Statististik Jatim Teguh Pramono mengatakan, jumlah ini cukup tinggi meski inflasi di bulan Desember selalu lebih tinggi dibandingkan Bulan November. Inflasi terjadi diseluruh 9 daerah pemantauan inflasi di Jatim. Sedangkan Surabaya menduduki tempat teratas daerah yang paling tinggi mengalami inflasi. Disusul Jember, dan Probolinggo.

"Inflasi di Surabaya mencapai 0.85%, kemudian, Jember 0.66%, lalu Probolinggo 0.65%," kata Teguh. Sementara itu inflasi terendah terjadi di Kediri dan Sumenep sebesar 0.43%.

7 komponen yang biasa menjadi penyumbang inflasi, semuanya mengalami inflasi. Tapi inflasi paling besar disumvang oleh kelompok komoditas bahan makanan yang mencapai 2.69%."Setelah itu inflasi disumbang dari kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan, yang banyak dikonsumsi masyarakat saat akhir tahun" tambah Teguh Pramono.

Inflasi di Jatim sebesar 4.04% kalau dihitung Year on Year di 2017 lebih tinggi dari angka nasional sebesar 3.61%. Kondisi ini bukan berarti kerja Tim Pengendali Inflasi (TPID) Jatim tidak berhasil. Menurut Teguh Pramono angka nasional disusun dari 33 propinsi dan seluruh kabupaten dan kota. "Semua daerah secara nasional mengalami inflasi tidak ada yang deflasi" tegasnya.(Alam)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us