HASTO: ISU ANAS UNTUK TURUNKAN ELEKTABILITAS


Sby, MercuryFM - Menanggapi issue mundurnya Abdullah Azwar Anas dari pencalonan Pilkada Jawa Timur, Sekjend DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam pers rilis yang disampaikan melalui pesan WA menegaskan, bahwa Partai mengambil keputusan secara seksama, melalui pertimbangan yang matang, dan tahapan2 yang jelas dan terukur. “Sekali keputusan politik diambil, Partai kokoh dan konsisten atas keputusannya, sebab keputusan diambil berdasarkan prinsip sebagai Partai yg menjabarkan ideologi Pancasila” tegasnya Ketika Partai mengambil keputusan atas pertimbangan ideologis, maka paslon yang diusung didedikasikan untuk rakyat, bangsa dan negara. “Gus Ipul dan Anas lahir dari kultur NU, dan keduanya memiliki kinerja yang baik dan membanggakan. Keduanya memiliki wawasan yang luas dan hadir sebagai representasi kepemimpinan profesional dengan akar dukungan rakyat yang sangat kuat. Karena itulah PDI Perjuangan tidak pernah memiliki pemikiran sedikitpun untuk mengganti paslon tsb” ujar Hasto. Hasto mengingatkan bahwa dalam politik kekuasaan menang-menangan ada kecendurungan oleh pihak tertentu yqng menghalalkan segala cara dengan melupakan etika dan moral, memang ada kecenderungan menghalalkan segala cara. “Mereka yang telah kami pilih, dan punya potensi menang, tentu saja secara sengaja dan sistematis dicoba diturunkan elektabilitasnya. Isu yang sering dipakai adalah masalah moral, melalui rekayasa pelanggaran moral; isu korupsi; dan berbagai isu lainnya termasuk ujaran kebencian dan memecah belah antara calon dan parpol pengusungnya” tegas Hasto lagi. Atas berbagai dinamika tersebut Hasto meminta kpd seluruh paslon utk tetap teguh pada jalan kepemimpinan untuk rakyat. “Perubahan hanya bisa terjadi melalui force majure, misal calon berhalangan tetap, atau mengundurkan diri karena tidak diijinkan oleh keluarga dekatnya, atau karena kepentingan yang lebih besar sebelum batas akhir pendaftaran” (alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square