• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Seorang Pria "Gila" Datangi Gedung Grahadi Dengan Membawa Botol Yang DiDuga Molotov

January 6, 2018

 

Sby, MercuryFM - Ditengah gonjang ganjing perpolitikan jelang pilgub jatim, khususnya kabar pengunduran calon wakil gubernur jatim Abdullah Azwar Anas yang diusung PDI Perjuangan, Gedung Negara Grahadi, Surabaya, tempat Gubernur Jatim Soekarwo menerima tamu-tamu penting, mendadak gempar. 

 

Hal ini dikarenakan seseorang pria tak dikenal mengamuk dan melukai dua anggota polisi yang akan mengamankannya. Pria yang diamankan tersebut diketahui membawa sebuah botol berisi bensin dan tertutup kain yang diduga bom molotov.

 

Menurut beberapa petugas satpol PP yang menjaga gedung grahadi, orang tak dikenal itu nampak seperti orang gila. Sebelum mengamuk, sempat duduk di atas pagar halaman depan Grahadi. Tubuhnya gempal dan berambut panjang acak-acakan. Berpakaian kaus kuning dan bercelana pendek warna biru. Tiga petugas Satpol PP Grahadi, tidak berani mendekat, karena wajahnya cukup menyeramkan. Ketiganya hanya melihat orang gila itu dari jarak sekitar 10 meter. Cukup lama orang tak dikenal tersebut, duduk di atas pagar halaman Grahadi.

 

 

Lebih lanjut kata petugas pol PP,  aksi pria tersebut sempat menjadi tontonan pengendara bermotor yang melintas di jalan Gubernur Suryo. Khawatir orang berpakaian kaus kuning dan bercelana pendek warna biru itu mengamuk, salah seorang petugas satpol PP menghubungi polisi.

Tak lama bantuan segera datang. Seorang polisi berpakaian preman mencoba membujuk orang itu untuk turun dari pagar. Namun, dia melawan. Bahkan, sempat melukai polisi dengan botol yang berisi bensin ketika polisi tersebut mencoba mendekat. Orang tersebut, juga melukai polisi lain yang mencoba memberikan pertolongan rekannya yang terluka. 

 

“Saya melihat sendiri, orang itu memukul dua polisi dengan botol yang berisi bensin. Polisi sempat memukul orang itu dengan besi, tapi tidak apa-apa,” kata Mudji, salah seorang warga yang sempat melihat kejadian tersebut.

 

Tak ingin orang itu bertindak nekad, seorang polisi berpakaian preman mengeluarkan senjata api. Polisi yang lain menyergap dari belakang dan mengamankan orang itu ke dalam mobil polisi. Sedangkan polisi yang  terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara itu untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan di gedung grahadi, petugas kepolian dan pol PP meningkatkan pengamanan di gedung grahadi. (Ari )

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags