• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Senin Tim Dokter RS Dr Soetomo Akan Serahkan Hasil Tes Kesehatan Calon Ke KPU Jatim

January 12, 2018

 

 

Sby,MercuryFM - Hari in, dua pasangan calon yang akan berkompetisi dipilgub jatim, pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak dan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Guntur Soekarno, telah menuntaskan tes kesehatan sebagai salah satu persyaratan calon yang digelar selama dua hari di Graha Amerta RS Dr Soetomo.

 

Direktur RS Dr. Soetomo Harsono mengatakan, hasil yang didapatkan dari pemeriksaan hari ini dan kemarin, ditargetkan bisa keluar pada Minggu (14/1). Sehingga pada hari Senin (15/1) dapat dikirim ke KPU. 

 

"RSUD dr Soetomo hanya memberikan hasil berupa rekomendasi ya atau tidak ke komisi pemilihan. Nanti urusan KPU untuk memutuskan apakah calon bisa ikut atau tidak," terang Harsono, Jum'at (21/01/2018).

 

Diungkapkan oleh Harsono, ada banyak acuan yang digunakan dalam tes kesehatan yang berlangsung dua hari tersebut. Dan pihaknya  melibatkan beberapa dokter spesialis, BNN dan ahli psikiater. 

 

Mantan kepala dinas kesehatan propinsi jatim ini juga membantah bahwa tes kesehatan yang dilalui para bakal calon gubernur dan wakil gubernur ini terlalu berlebihan. Pasalnya, rangkaian tes kesehatan tersebut sudah sesuai dengan yang disyaratkan. 

 

“Hampir semua dokter kami libatkan bergantian. Disinikan tingkatannya sub spesialis. Secara objektif kami yang tentukan dokternya,” tandasnya.

 

Sementara itu dalam tes kesehatan hari kedua ini Saifullah Yusuf (Gus Ipul) datang pertama kali sekitar pukul 07.07, diikuti kemudian bakal calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan wakil gubernur Jatim Emil Elistiano Dardak. Menyusul bakal calon wakil gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno. 

 

Gus ipul saat ditemui seusai mengatakan bahwa tes kesehatan pada pilgub Jatim 2018 ini lebih sulit dibanding pilgub sebelumnya. 

 

“Cuman ya Alhamdulillah. Memang ada beberapa gambar yang dipasin. Harus gambar ini gambar itu. Tahun lalu tidak ada,” ujarnya sambil tersenyum.

 

Hal yang sama dirasakan oleh Khofifah Indar Parawansa. Tes psikologi yang dilalui diakuinya sedikit harus memeras imajinasinya.

 

"Bukan sulit. Saya ini kan bukan pelukis, kita disuruh menggambar pohon. Lalu kami juga diminta melukis orang. Kalau bukan pelukis lalu melukis jadinya kayak apa, bisa dibayangin kan,” kata Khofifah sembari tertawa. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive