• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

2018 JASA RAHARJA LAYANI SANTUNAN KECELAKAAN SECARA ONLINE

January 16, 2018

 

Sby, MercuryFM - Tahun 2018 PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Provinsi Jawa Timur akan memulai melakukan pelayanan santunan kecelakaan lalu lintas kepada ahli waris korban secara online.


Kepala Jasa Raharja Cabang Provinsi Jawa Timur M. Evert Yulianto mengatakan hal ini sesuai dengan kebutuhan Jasa Raharja dalam menjawab tantangan di era digital saat ini, di mana pelayanan publik dituntut untuk memberikan kecepatan, kemudahan serta transparansi bagi masyarakat.


"Harapannya dengan layanan online ini, masyarakat lebih mudah, lebih cepat mengakses dan mengetahui haknya. Sehingga, mereka dapat dengan mudah dilayani di rumah sakit ataupun kita dapat lebih cepat mendapatkan informasi untuk segera menyalurkan haknya mereka jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia," kata Evert, di Kantor Jasa Raharja Cabang Provinsi Jawa Timur Jalan Diponegoro Surabaya, Selasa (16/1/2018).

 

Evert menjelaskan peluncuran aplikasi "Pengajuan Santunan Online Jasa Raharja" bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 PT Jasa Raharja (Persero) pada 1 Januari lalu dengan tema Peningkatan Pelayanan melalui Integrasi Information Technology dan Human Resources.

"Aplikasinya bisa diunduh di playstore. Pihak yang mengajukan santunan cukup mengisi NIK, nama korban, dan tanggal kecelakaannya lewat handphone. Tapi sebelumnya, pihak ahli waris harus melapor terlebih dahulu ke pihak kepolisian terdekat, dan dari hasil laporan polisi itulah kami baru bisa memberikan," jelasnya.

Setelah data yang dimasukkan telah memenuhi persyaratan, kata Evert, maka secara online pihak Jasa Raharja akan mentransfer dana ke rekening masing-masing pihak yang mengklaim santunan.

Agar pelayanan tersebut bergerak cepat, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan berbagai instansi seperti kepolisian dalam hal sinkronisasi data korban kecelakaan dan penerbitan laporan polisi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk mengetahui data kependudukan korban maupun ahli waris, 206 Rumah Sakit untuk menjamin biaya perawatan korban, dan Bank BRI dalam hal pembayaran santunan.

Evert mengatakan akan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah, seperti di tahun 2017, di mana korban kecelakaan yang meninggal dunia di lokasi akan diberikan santunan kurang dari 24 jam.

"Tahun 2018 ini tetap dipertahankan, bahkan akan kami tingkatkan. Artinya jika kejadian kecelakaan terjadi pada hari libur Sabtu atau Minggu, tetap akan kita bayarkan. Karena 24 jam itu tidak melihat hari libur. Pembayaran santunan selama ini, kita lakukan melalui rekening, kita transfer. Jadi, kepastian jumlah dan kecepatan sampai ke ahli waris itu dapat terjamin dengan baik," pungkasnya.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive