Perbankan Diminta Gus Ipul Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jatim

January 17, 2018

 

Sby,MercuryFM - Dunia perbankan harus ikut mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Langkah-langkah penting harus dilakukan oleh perbankan, terutama di tiga sektor utama yakni industri, perdagangan dan pertanian.

 

 

Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menjadi pembicara dalam Coffee Morning Perhimpunan Bank Nasional/PERBANAS Daerah Jatim dengan tema Prospek Ekonomi Jatim 2018 di Hotel Fairfield, Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, Rabu 17 Januari 2018.

 

Menurut Gus Ipul, dukungan perbankan sangat dibutuhkan dalam mendorong tumbuhnya sektor industri, salah satunya melalui kredit dengan suku bunga yang murah. 

 

"Sektor industri ini termasuk industri olahan, tembakau dan sektor industri kecil seperti UMKM," ujarnya.

 

Dilanjutkan oleh Gus Ipul, sektor utama kedua setelah industri yakni perdagangan. Dimana, perdagangan antar daerah di Jatim lebih tinggi daripada perdagangan/ekspor ke luar negeri. Ekspor luar negeri Jatim pada 2016 tercatat 272,78 triliun rupiah, sedangkan ekspor antar daerah sebesar 535,91 triliun rupiah.

 

Bahkan lanjutnya, surplus perdagangan antar daerah juga lebih tinggi daripada luar negeri, yakni sebesar 100,56 triliun rupiah. Perdagangan Jatim juga berkontribusi sebesar 20,7 persen terhadap nasional.

 

“Untuk itu perdagangan ini juga harus didukung oleh perbankan dengan sistem yang bankable, baik penerbitan letter of credit ataupun suku bunga kredit yang murah,” jelasnya.

 

Selain itu kata pria yang akan maju di pilgub jatim ini, sektor pertanian juga tidak boleh ditinggalkan di jatim. Jumlah tenaga kerja yang bergerak di sektor ini tercatat 36,49 persen. Akan tetapi, inflasi terbesar justru terdapat di pedesaan, karena produsen dalam hal ini petani, justru membeli beras dari perkotaan.

 

“Banyak petani menjual gabah kering panen langsung ke perkotaan, sehingga ketika diolah menjadi beras, barang tersebut dikirim lagi ke pedesaan dan mereka justru menjadi konsumennya,” katanya.

 

Bahkan disektor ini, masalah serius juga terjadi di jumlah lahan yang terus menyusut dan produktifitas petani yang terus menurun.  Untuk itu harus segera dicarikan solusi dan inovasi.

 

 “Kami berencana mengumpulkan gapoktan dan menghadirkan teknologi, untuk kemudian menghadirkan perbankan. Kami ingin memajukan petani tanpa merusak mereka, yakni menciptakan dunia pertanian yang lebih efisien, modern dan mendekatkan pelayanan pada petani,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan didepan perbankan Jatim ini, Gus Ipul mengatakan pula, pertumbuhan ekonomi Jatim pada Triwulan III Tahun 2017 tercatat sebesar 5,21 persen, lebih tinggi dari nasional. Pertumbuhan ekonomi Jatim ini didukung oleh tiga sektor utama yakni industri sebesar 28,79 persen, perdagangan 18,25 persen dan pertanian sebesar 13,55 persen.

 

"Untul iti saya mengajak Perbanas untuk mendukung sektor-sektor tersebut guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jatim. Dan bila ini terus dilakukan maka akan berimbas pada kemajuan di bidang ekonomi. Yang ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Jatim,” pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group