• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PEJABATNYA KENA OTT, RISMA LAKUKAN MUTASI BESAR-BESARAN

January 19, 2018

 

Sby,MercuryFM - Di awal tahun 2018, mutasi-rotasi pejabat kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sebanyak 50 pejabat dilantik oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Jum’at (19/1/2018). Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekda Kota Surabaya Hendro Gunawan, asisten wali kota dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Dari 50 pejabat yang dimutasi, rinciannya berdasarkan eselon IV A sebanyak 35 orang dan 15 orang pejabat eselon III.B. Sedangkan untuk pengangkatan dalam jabatan struktural, ada 2 orang Kepala Bidang, 17 orang sekretaris kecamatan dan 31 orang Kepala Seksi Kecamatan.

 

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan kalau rotasi pejabat ini rutin dilakukan menyusul salah satu pejabatnya terkena OTT. “Kejadian salah satu pejabat kita kena OTT, rotasi ini sebagian besar Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib). karena itu saya putar supaya mereka lepas dari ikatan itu” tambah Risma. Dari pengakuan oknum yang terkena OTT pungli sudah lama dilakukan setiap bulan. Rotasi ini tegas Risma untuk memotong mata rantai tersebut.

 

Risma menambahkan peran Kasi Trantib sangat vital, terhadap kondisi kota karena mereka bersentuhan langsung sampai kebawah. Misalnya ketertiban masalah IMB, berdirinya perusahaan itu berijin atau tidak, soal pembuangan limbah dan penataan PKL.

 

Rotasi ini kata Risma dilakukan karena sudah lama tidak ada rotasi, karena itu sekarang dilakukan penyegaran. “Tidak ada aturan rotasi dilakukan secara berkala tiap berapa tahun sekali, tapi pejabat yang terkena rotasi minimal sudah menjabat 2 tahun dan dipindah pada eselon yang sama” lanjutnya.

 

Rotasi dan mutasi kepada pejabat Pemkot Surabaya sudah hal yang biasa. Jadi pejabat yang terkena rotasi dan mutasi tidak perlu kaget atau merasa kecewa.

 

Mutasi pejabat Pemkot Surabaya tidak berhenti sampai saat ini saja, Walikota Surabaya berencana kembali melakukan mutasi. ”Ini belum selesai penataannya, sekarang ini susah, mapingnya harus jelas. Masa Jabatannya saya sebentar lagi selesai, jadi saya ingin meninggalkan s esuatu yang baik untuk Surabaya” tegas risma.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags