• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PUTI DIKENALKAN KESURABAYA

January 20, 2018

 

Sby,MercuryFM - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya akan menggelar pertemuan akbar bersama Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno Putri di Kota Pahlawan, Senin (22/1).

"Kami mendapat perintah dari DPD PDIP Jatim untuk menurunkan mbak Puti di Surabaya," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono kepada Antara di Surabaya, Jumat.

Menurut dia, ada beberapa sesi dalam kegiatan Puti di Surabaya, salah satunya pertemuan Puti dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang juga kader PDIP.

Nantinya, lanjut dia, Risma akan menunjukkan sejumlah item yang menjadi keberhasilan Pemerintah Surabaya dalam membangun kota. "Mungkin ada isu-isu penting yang harus didukung dan diupayakan oleh Syaifulah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti jika nantinya mendapat mandapat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim," katanya.

Salah satu isu pentingnya, lanjut dia, soal pembangunan jalan dan pendidikan gratis tingkat SMA/SMK. "Sedangkan pada Senin (22/1) malam, Puti akan dipertemukan dengan keluarga besar pengurus PDIP Surabaya," katanya.

Biasanya, rapat ini akan diikuti oleh peserta yang cukup besar mulai dari pengurus kota, anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya, pengurus kecamatan, kelurahan dan kelompok masyarakat lainnya.

"Setelah pertemuan itu, DPC akan membentuk tim pemenangan di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta membentuk relawan di tingkat kecamatan dan kelurahan sampai di tingkat RW," katanya.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan alat peraga dan mengganti alat peraga lama dengan peraga baru yang ada gambar Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarno Putri.

"Ini skema jangka pendek yang akan kami kerjakan dalam dua pekan ini," kata Awi (Alam)

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive