• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Angka Penderita Katarak Tinggi, KMU Upgrading Dokter Spesialis Mata Lewat BPW

January 21, 2018

Sby,MercuryFM - Katarak di Indonesia masih tinggi. Bahkan Katarak masuk katagori yang memprihatinkan angka penderitanya sampai saat ini. 

 

Yang lebih memprihatinkan lagi jumlah dokter mata yang memiliki keahlian (spesialis), untuk penyembuhan katarak juga masih minim.

 

Karenanya Klinik Mata Utama (KMU) yang memiliki pusat di Gresik ini memulai mengajak para kolega dokter spesialis mata untuk upgrading kemampuannya melalui tekhnik basic phaco workshop (BPW).

 

"Kami sharing teknik vecho dan klinik mata utama ini salah satu pusat training yang diakui secara nasional," kata direktur Klinik Mata Utama dr Uyik Unari, Minggu (21/01/2018).  

 

Menurut Uyik, peserta pelatihan itu terdiri dari dokter spesialis mata diseluruh Indonesia. Para peserta akan diberi pelatihan tentang skaill untuk operasi Pacho dan praktek secara langsung. 

 

"Workshop dua hari ini kupas tuntas dan saya ingin benar benar menstransfer secara penuh. Pesertanya dari aceh sampai Tenggarong dan kami ingin mereka nanti bisa mempraktekkan di lapangan," tambahnya. 

 

Kata Uyik,  selain menggelar pelatihan, Klinik Mata Utama juga melakukan misi sosial diantaranya dengan mengadakan bakti sosial untuk pengobatan mata gratis. Terutama untuk operasi katarak. 

 

"Hingga saat ini kami sudah menangani sekitar 5 ribu pasien secara gratis. Dan kedepan kita juga ingin mendirikan klinik dan bekerjasama dengan rumah sakit di Indonesia," tandasnya. 

 

Teknik operasi dengan teknologi pacho diklaim mempunyai beberapa kelebihan. Diantaranya adalah proses sembuhnya lebih cepat dan pasien tidak harus dioperasi satelah katarak proses matang.

 

"Kelebihan ini tidak harus katarak ini matang, tetapi bisa diambil ketika ada gejala. Penyembuhannya cepat. Adapun waktu yang dibutuhkan sebelumnya 1 jam kini hanya 10 menit," tambahnya.  

 

Uyik juga menyarankan agar mereka yang berusia lanjut tidak banyak terpapar sinar matahari karena berpeluang besar terjangkit katarak.   

 

"Kalau usia sudah memasuki 50 th, maka jika keluar alangkah kebih baik memakai kacamata agar tidak terpapar matahari," jelasnya. 

 

Wanita berhijab ini juga menambahkan, beberapa gejala yang dialami penderita katarak adalah merasakan pandangannya seperti kabut. Disamping itu mereka sering berganti lensa kacamata. 

 

"Kalau gak dioperasi maka tekanan bola mata tinggi dan syarafnya rusak dan tidak bisa sembuh. Syaraf seperti listrik kalau putus walaupun bolam diambil tidak akan bisa nyala," pungkasnya.(ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload