SUTT PLTU SUDIMORO PACITAN KEMBALI BEROPERASI PASCA ROBOH DITERJANG BANJIR


Sby, MercuryFM - PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur bergerak cepat. PLN berhasil memulihkan kondisi kelistrikan di Pacitan. Seperti diketahui Tower SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro yg berkapasitas tegangan 150 kilo volt ampere (KVA) di RT 03 RW 09 Dusun Pule, Desa Ketepung, Kecamatan Kebonagung roboh dan patah, Sabtu (20/1).

Akibat gangguan penghantar tersebut menyebabkan tiga Gardu Induk padam dan 10 kecamatan terdampak pemadaman. Dalam kondisi hujan dan ancaman longsor susulan, petugas PLN langsung bekerja mengecek ke lokasi dan tidak ditemukan gangguan aliran listrik lainnya. Manuver beban kemudian dilakukan dengan interkoneksi Jawa Bali melalui Gardu Induk Ponorogo jalur ke Kabupaten Pacitan sebelum PLTU 1 Jatim Sudimoro beroperasi.

“Dalam 24 jam ini, PLN terus melakukan usaha perbaikan jaringan tower yang roboh bekerja sama dengan rekan Area Pengatur Distribusi, mengingat kondisi tanah disekitar Tower SUTT masih labil serta faktor cuaca saat ini sangat berpengaruh terhadap pengerjaan perbaikan tower SUTT,” ujar Wisnu Yulianto, Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur, Minggu (21/1).

Dengan gerak cepat itu, Sabtu (20/1) pukul 20.15 WIB, infrastruktur penerangan jaringan aliran listrik di wilayah Kabupaten Pacitan sudah normal kembali. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat

Untuk target rencana pemulihan, ada beberapa langkah yang dilakukan seperti SUTT 150KV PLTU Pacitan – New Pacitan – Nguntoronadi akan dioperasikan 1 sirkuit, menggunakan Tower Emergency. “Sehingga SUTT 150 KV PLTU Pacitan – New Pacitan 1, bisa di optimalkan untuk evakuasi daya dari PLTU Pacitan. Target tgl 28 Januari 2018 beroperasi,” pungkas Wisnu. (Dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group