• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

MASIH BANYAK PRAKTEK MONOPOLI DI TANJUNG PERAK, PENGUSAHA PERTANYAKAN KEJELASAN UU 17/208

January 23, 2018

 

Sby, MercuryFM - Masih banyaknya  praktek  monopoli terkait kegiatan logistik di Pelabuhan Tanjung Perak dinilai para pengusaha sangat merugikan. Bahkan pelaksanaan kegiatan jasa dan penentuan tarif juga ditentukan oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III). 

 

 

Padahal dalam undang-undang nomor 17/2008 menjelaskan bahwa penyediaan dan pengelolaan lahan serta  yang berhak mengusulkan tarif adalah Otoritas Pelabuhan. Dampak selanjutnya, biaya logistik di Pelabuhan Tanjung Perak dinilai cukup tinggi sehingga berdampak pada tingginya harga barang yang akan dijual. 

 

“Harusnya OP yang menarik, bukan Pelindo III. Tetapi sekarang Pelindo III justru membuat banyak anak perusahaan yang bergerak di bidang yang sama dengan para anggota Kadin Jatim. misalnya tracking, bongkar muat, gudang dan lain sebagainya. Persaingan menjadi tidak sehat. Akibatnya, tarif logistik di pelabuhan menjadi sangat mahal. Kami melihat ini tidak benar. UU 17/2008 yang memiliki semangat anti monopoli harus dilaksanakan dengan benar,” tegas Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, Dedy Suhajadi di Surabaya, Jumat (19/1/2018).

 

Menurutnya, sebenarnya biaya logistik bisa ditekan  agar produk menjadi bisa bersaing. Karena Kadin Jatim  dan anggotanya sebenarnya  berkeinginan menyemarakkan pasar domestik dan meningkatkan ekonomi daerah melalui perdagangan antar pulau.

 

“Persaingan dalam pelabuhan harusnya dibenarkan agar biaya logistik menjadi kompetitif. Misalkan biaya bongkar muat dan lain sebagainya,” tambahnya.

 

Dedy berharap agar UU 17/2008 bisa dilaksanakan dengan benar. Karena jika tidak sesuai akan dikhawatirkan produk domestik tidak bisa bersaing dengan barang dari luar negeri. “Sebab pengusaha butuh cepat, murah dan mudah,” pungkasnya.(Dani)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags