PENERTIBAN 'BANGLI' KALIMAS BERLANGSUNG RICUH


Sby, MercuryFM - Penertiban bangunan liar disepanjang bantaran sungai Kalimas berlangsung ricuh. Menyusul amuk para penghuni kepada petugas Satpol PP Kota Surabaya yang melakukan penertiban pada Kamis 01/02/2017. Para pemilik bangunan liar yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang pasar Keputran sisi selatan, menghadang petugas penegak Perda itu, dengan menggunakan barikade dari kayu dan pagar betis agar tak bisa masuk ke lokasi penertiban. Namun akhirnya petugas berhasil masuk sekaligus membubarkan aksi penghadangan yang dilakukan oleh pedagang. Penertiban oleh tim Satpol PP ini dibantu aparat TNI dan Polri terhadap sekitar 176 bangunan liar di sepanjang bantaran sungai Kalimas. “Ditertibkan karena menggunakan lahan milik pemerintah. Lahan ini akan digunakan untuk akses jalan alat-alat berat yang akan mengeruk sungai Kalimas,” ungkap Kepala Satpol PP kota Surabaya, Irfan Widyanto, saat dilokasi penertiban. Sebelum ditertibkan, Irfan mengaku, sudah melakukan sosialisasi kepada para penghuni bantaran sungai agar mengosongkan lahan. Namun tak pernah di hiraukan. “Warga sudah menghuni bantaran sungai sejak tahun 2005 lalu, sehingga rata-rata bangunan warga ini sudah banyak yang permanan. Kita sudah sosialisasi tapi tak pernah dihiraukan,” pungkasnya.(alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group