• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

WABUP ATAU WAWALI YG TIDAK MAJU PILKADA TIDAK OTOMOTIS AKAN DIANGKAT JADI Pj KEPALA DAERAH

February 3, 2018

 

 

Sby, MercuryFM - Netralitas wakil Bupati atau wakil Walikota yang tidak ikut maju dalam pilkada serentak 2018 di jatim akan menjadi perhatian serius Gubernur jatim.

Gubernur Jatim Soekarno menegaskan bahwa wakil bupati atau wakil walikota yang tak ikut mencalonkan diri dalam Pilkada serentak 2018, tidak otomatis akan ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) kepala daerah jika netralitasnya diragukan.

“Kalau Wabup atau Wawali Kota tak bisa netral dalam Pilkada ya tidak akan kita usulkan sebagai Pj kepala daerah,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (02/02/2018).

Menurut Pakde, dalam menentukan pj kepala daerah, pihaknya akan melihat netralitas pejabat daerah termasuk wabup atau wawali yang tidak ikut maju di pilkada serentak tersebut. 

"Kalau netralitas mereka diragukan maka Pj kepala daerah bisa kita ambil dari pejabat di pemprop jatim," ujarnya. 

Diakui Pakde Karwo semua kepala daerah atau wakil kepala daerah yang ikut maju dalam kontestasi Pilkada serentak di 18 kabupaten/kota dan Pilgub Jatim sudah mengajukan cuti. 

“Semuanya sudah mengajukan cuti tapi saya tidak hapal satu persatu. Termasuk Bupati Trenggalek Emil Dardak yang maju menjadi Cawagub Jatim. Sedangkan Wagub Jatim Saifullah Yusuf juga sudah mengajukan cuti ke pusat,” jelasnya.

Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jatim pun lanjut pakde, juga sudah disiapkan untuk ditunjuk sebagai penjabat kepala daerah di sejumlah kabupaten/kota di Jatim yang menggelar Pilkada serentak 2018. 

“Tidak semuanya dari pejabat di lingkungan Pemprov Jatim tapi juga ada yang dari kabupaten/kota setempat. Yang netralitasnya terjaga," terangmya.

Kendati demikian, lanjut Pakde Karwo surat pengajuan cuti kepala daerah dan wakil kepala daerah itu belum bisa diberikan saat ini.  Karena masih menunggu penetapan calon dari KPU setempat pada 12 Februari 2018. 

“Penetapan pasangan calon khan baru dilaksanakan 12 Februari mendatang. Sedangkan mulai kampanye pada 15 Februari 2018,” pungkas mantan Sekdaprov Jatim itu.

Sementara itu Wagub Jatim Saifullah Yusuf akrab dipanggil Gus Ipul,  mengaku sudah mengajukan cuti ke Mendagri usai pendaftaran pasangan calon ke KPU lalu. 

“Sudah saya ajukan usai pendaftaran ke KPU Jatim. Mungkin sekarang surat persetujuannya sudah turun. Saya tadi juga lapor ke Pak Gubernur karena mau cuti kampanye,” ungkapnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags