• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

ULAMA KULTURAL NU SEJATIM BERTEMU BAHAS PEMENANGAN KHOFIFAH EMIL

February 4, 2018

 Sby, MercuryFM - Para tokoh dan ulama senior Nahdlatul Ulama (NU) kultural di Jawa Timur, kembali berkumpul di Gedung Astranawa, Jalan Gayungsari Timur, Surabaya, Sabtu (2/2) sore. Hadir pula bakal Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

 

Diakui Khofifah, ini yang pertama baginya. Tapi bagi para tokoh-ulama Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah (PPKN), pertemuan ini adalah yang kali keempat. Pertemuan itu Rapat Koordinasi dalam Rangka Pemenangan Khofifah-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jawa Timur 2018.

 

Tokoh dan ulama yang hadir di antaranya, mantan Bendahara PBNU Haji Masnuh, mantan Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Choirul Anam, dan beberapa ulama lainnnya. 


“Yang hadir pada hari ini, itu adalah influenser, para endoser yang kemarin juga para influenser, para endoser itu posisinya di atas relawan sebetulnya. Karena mereka (relawan PPKN) ini, lanjutnya, tidak melakukan pergerakan day to day, yang harus menyasar komunitas tertentu Ini adalah kalangan NU kultural senior, posisinya di tengah-tengah masyarakat”, kata Khofifah di sela rapat.“Kalau para influenser, para endoser itu yang didatangi oleh komunitas.

 

Para influenser dan endoser ini, menurut ketua umum PP Muslimat NU, adalah tokoh-tokoh berpengaruh di lingkungannya masing-masing. 

 

“Oleh karena itu, ini akan menjadi bagian yang bisa merakit gerakan-gerakan relawan dengan maksimalisasi untuk mengkonversikan gerakan relawan menjadi suara”, tandas mantan Menteri Sosial ini. 

 

Inisiator sekaligus Koordinator PPKN, Choirul Anam menambahkan, selain untuk meneguhkan kembali 9 Pedoman Politik Warga NU hasil Muktamar Yogjakarta 1989, rapat ini sekaligus memperkuat basis dukungan ke Khofifah-Emil. Terutama meminimalisir potensi kecurangan di TPS. 

 

Menurut Cak Anam sapaan Choirul Anam, hitung-hitungan suara di atas kertas, Khofifah akan menang. Namun, kemungkinan kalah akibat kecurangan juga besar. Maka perlu strategi jitu untuk meminimalisir potensi kecurangan suara.

 

“Karena di atas kertas, tadi saya gambarkan, Khofifah itu di atas kertas menang, tapi di balik kertas kan belum tentu. Ini yang sedang kita lakukan dan kita bentuk relawan PPKN ini mulai di tingkat provinsi sampai TPS, basis TPS,” paparnya. (mer)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive