DITEMUKAN ADANYA GARAM IMPOR DIPERGUDANGAN GRESIK, DPRD JATIM MINTA POLISI USUT TUNTAS

February 5, 2018

 

Sby,MercuryFM - Pihak Kepolisian diminta DPRD Jatim melalui Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim diminta untuk mengusut tuntas garam impor yang masuk di Jatim. Ini menyusul ditemukannya keberadaan garam impor di pergudangan kawasan Manyar Gresik. Yang dilakukan komisi B DPRD Jatim, Senin (05/02/2018)

 

"Sidak dipergudangan di daerah Manyar Gresik tepatnya di pabrik daerah PT Mitra Tunggal Perkasa, ditemukan beberapa kejanggalan diantaranya adanya tumpukan garam import asal Australia dan India," ujar Suharti anggota Komisi B DPRD Jatim ditengah pelaksanaan sidak yang juga diikuti ketua komisi B DPRD Jatim Firdaus Febrianto, perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim, Disperindag Jatim, serta perwakilan Biro Perekonomian.

 

 

Menurut politisi wanita PDI Perjuangan ini, pihaknya digudang tersebut juga menemukan adanya garam konsumsi milik petani garam Madura dan garam yang halus dengan bungkus PT Garamindo. 

 

"Kami duga ini garam hasil oplosan. Dia pun berharap adanya pengusutan garam import secara tuntas agar tak mengganggu perekonomian petani garam di Jatim," jelasnya.

 

Di tambahkan oleh Suharti, dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap perusahaan tersebut, terkait komiditinya dan digunakan untuk apa garam impor tersebut. Pasalnya saat sidak komisi B menemukan garam halus yg diduga merupakan campuran garam rakyat dengan garam Australia.

 

"Kami juga berharap, kepada pemerintah pusat  untuk melakukan pemberian ijin yang lebih tepat dan cermat terhadap impor tersebut,  sehingga tidak merugikan petani garam di Jawa Timur maupun Indonesia secara keseluruhan," pungkasnya.

 

Sementara itu Asisten II bidang Perekonomian Pemprov Jatim, Fatah Jasin mengatakan pihak Pemprov Jatim  berjanji mengawasi ketat garam impor dan melakukan komunikasi dengan kemendag.

 

"Butuh bantuan masyarakat untuk mengawasi garam impor. Menurutnya disperindag dalam laporan perizinannya (perusahaan impor) adalah untuk industri pengasinan ikan. Sejauh mana nanti kami akan tanyakan kepada kementrian perdagangan yang mengeluarkan angka pengenal impor," ujarnya. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group