• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

DEMOKRAT JATIM DUKUNG LANGKAH HUKUM MELAPORKAN PENGACARA FW TERKAIT PENCEMARAN NAMA BAIK SBY

February 6, 2018

 

Sby,MercuryFM - Tuduhan tidak bertanggung jawab yang dilontarkan pengacara Setya Novanto terhadap Presiden ke 6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang dinyatakan ikut terlibat dalam kasus e - KTP,  membuat masyarakat Jawa Timur marah khususnya kader Partai Demokrat marah.

 

Keluarga besar Partai Demokrat Jawa Timur mendukung  agar pengacara berinisial FW dilaporkan ke Mabes Polri karena dianggap telah mencemarkan nama baik Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

 

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur Renville Antonio mengatakan Demokrat Jatim akan memberikan dukungan moral terhadap SBY dan pihak DPP Demokrat yang kini sedang dalam perjalanan ke Mabes Polri untuk melaporkan pengacara Mantan Ketua DPR Setya Novanto tersebut atas tuduhan atau fitnah yang dilontarkan beberapa waktu lalu.

 

“Kami sedih, kok teganya menuduh Ketua Umum kami. Tuduhan itu adalah keji dan fitnah, kami kader Demokrat di Jawa Timur tidak bisa terima,” ujar Renville, Selasa (6/2/2018).

 

Menurutnya, Demokrat menyayangkan pernyataan yang dilontarkan advocat Setnov tersebut. Hal itu dianggap sebagai fitnah tanpa ada bukti. Terlebih, sosok SBY dikenal adalah orang yang bersih dan lurus, terbukti dalam mengelola negara Indonesia 10 tahun lamanya.

 

“Apa yang dituduhkan kepada pak SBY itu, kami anggap fitnah. Sepengetahuan kami SBY adalah sosok bapak bangsa dan tidak pernah ada keterkaitan dengan penyalahgunaan wewenang. Apalagi disangkut pautkan dengan aliran dana e - KTP,” ucap Renville.

 

Lanjut Renville Sebaiknya pengacara FW focus pada urusan kliennya saja, dan tidak membawa-bawa nama ketua umum Demokrat.

 

"tolong segera hentikan,” tegas Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

 

Ditambahkan Renville, DPD Demokrat Jatim mendukung penuh langkah yang diambil oleh DPP Demokrat yang akan melaporkan Firman ke Mabes Polri, .

 

“Kami mendukung upaya DPP Demokrat. Dan kami juga mengirim do’a bagi pimpinan kami,” terang Renville sembari berharap kepada pihak penegak hukum untuk menegakkan keadilan setegak-tegaknya.

 

Sikap ini, kata Renville juga diikuti seluruh provinsi dan cabang yang lain se-Indonesia. 

 

“Jangan lagi ada pernyataan yang mencemarkan nama baik Ketua Umum kami yang itu otomatis juga melukai rakyat Indonesia teruma kader-kader Demokrat di daerah,” pungkasnya. 

 

Seperti pemberitaan sebelumnya, pengacara FW sebelumnya menyebut bahwa fakta persidangan berupa keterangan saksi telah mengungkap siapa sebenarnya aktor besar di balik proyek pengadaan e-KTP. FW menyatakan, berdasarkan keterangan saksi proyek e-KTP dikuasai oleh pemenang pemilu pada 2009, yakni Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono.(Ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive