BEKRAF TERUS PACU STARTUP UNTUK DAPAT PERMODALAN NON PERBANKAN


Sby, MercuryFM - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan meningkatkan kesiapan pengusaha rintisan (startup) untuk mengakses dan mendapatkan sumber permodalan non perbankan.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengatakan data atau informasi di era digital ini sangat penting untuk persoalan akses permodalan. Berdasarkan laporan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fadjar menjelaskan ada sebesar enam ribu triliun di perbankan. Lalu ada 11 ribu triliun ada di modal ventura.

"Kondisi ini tidak menguntungkan. Ini menggambarkan masyarakat masih belum investing society," jelas Fadjar di Surabaya, Selasa (6/2/2018).

Fadjar memaparkan untuk mendorong dan mendukung pemerintah tidak semua pengusaha rintisan atau startup dijadikan sebagai BUMN. Tetapi, dari pengusaha swasta juga harus bergerak dan berubah.

"Bekraf menyadari permodalan sebagai salah satu kendala pelaku usaha ekonomi kreatif untuk memulai dan mengembangkan usaha," tegasnya.

Untuk itu, peningkatan kesiapan akses terhadap permodalan dari investor atau dari sumber permodalan perlu dilakukan. Melalui workshop yang sering diadakan oleh Bekraf ini diharapkan bisa menyiapkan pengusaha rintisan dalam hal perhitungan pembiayaan.

Perhitungan pembiayaan yang akan direncanakan ini kemudian bisa diajukan kepada investor atau sumber pendanaan non perbankan lainnya untuk pendanaan yang sesuai. (Dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square