• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

GUS IPUL AJAK PENGUSAHA MILENIAL MAKSIMALKAN POTENSI JATIM UNTUK ATASI KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN

February 8, 2018

 

Sby,MercuryFM - Wakil Gubernur Jatim yang juga calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak pengusaha milenial untuk memanfaatkan potensi jatim. 

 

Pengusaha milenial diajak untuk mencari terobosan kekinian dalam mengurai kebuntuan masalah kemiskinan dan pengangguran yang masih terjadi dijatim saat ini.

 

 

Ini ditegaskan Gus Ipul ditengah pengusaha milenial yang menggelar acara bertajuk Kopi Darat Bareng Gus Ipul, Harmoni dalam Keberagaman yang diselenggarakan oleh Junior Chamber International (JCI) East Java di Gedung Srijaya Surabaya, Kamis (08/02/2018).

 

Menurut Gus Ipul Jawa Timur memiliki potensi yang besar. Provinsi ini tak hanya menanggung beban pertumbuhan ekonomi dari warga Jatim sendiri. Tapi juga Indonesia timur. Sebab, perdagangan di kawasan tersebut menggantungkan diri pada performa ekonomi Jawa Timur. 

 

Tak hanya itu, Jawa Timur juga ikut menanggung suplai komoditas pertanian nasional. Mulai dari garam, gula, beras, daging, hingga susu. Hampir sekitar 40 persen kebutuhan nasional disuplai dari Jawa Timur.

 

“Di tengah upaya kita mempertahankan produktivitas, lahan semakin susut. Di sinilah kita perlu inovasi yang melibatkan teknologi informasi. Bagaimana bisnis berbasis agro bisa berkembang pesat di Jawa Timur tapi juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi bersama,” katanya. 

 

Untuk itu peran pengusaha milenial yang ada yang kebanyakan bergerak di bisnis start up bisa memanfaatkan potensi yang ada dijatim untuk nantinya memberi kemanfaatan bagi masyarakat.

 

"Awalnya pemerintah gagap merespons perkembangan bisnis start up. Beberapa start up memang sukses tanpa dukungan pemerintah seperti Bukalapak dan Traveloka. Nah saya yakin ada banyak dijatim yang masih terus berkembang dan ini yang kita harapkan. Pemprop Jatim akan memfasilitasi bila diperlukan nantinya," jelasnya.

 

Sementara itu  Ariel Wibisono, Local President JCI East Java mengatakan JCI adalah organisasi nasional yang beranggotakan 3.000 para milenial yang sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha. Di Jawa Timur saja, dari 150 anggota aktif, 75 persen lebih adalah para pengusaha muda yang usianya di kisaran 20 hingga awal 30-an tahun. Mereka bergerak di berbagai sektor mulai properti hingga industri kreatif. 

 

“Semuanya masih sangat muda. Tapi kami ingin berkontribusi pada pemerintahan. Kami tawarkan kepada Gus Ipul. Apa yang bisa kami bantu untuk memajukan Jawa Timur?” ujarnya.

 

Ariel mengatakan, anggota JCI cukup banyak dan bergerak di berbagai sektor bisnis. Namun, di antara kesibukan menjalankan roda usaha tersebut, mereka ingin berkontribusi secara sosial. Termasuk membantu menyelesaikan persoalan di Jawa Timur seperti kemiskinan, pengangguran, dan menggenjot pertumbuhan ekonomi.

 

“Kita ingin sinergikan program kita dengan pemerintah provinsi. Karena kami merasa ikut menanggung beban persoalan di Jawa Timur. Kami sebagai pengusaha muda tidak bisa berdiam diri,” pungkasnya. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive